Rabu, 1 Zulqaidah 1435 / 27 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

PM Suriah Membelot, Bukti Rezim Bashar Al Assad Rapuh

Selasa, 07 Agustus 2012, 23:58 WIB
Komentar : 1
Reuters
Riyad Hijab (kiri) ketika disumpah sebagai perdana menteri oleh presiden Suriah Bashar al-Assad (kanan) pada Juni kemarin.
Riyad Hijab (kiri) ketika disumpah sebagai perdana menteri oleh presiden Suriah Bashar al-Assad (kanan) pada Juni kemarin.

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri ​Luar ​Negeri ​Australia, ​Bob ​Carr ​mengatakan ​pembelotan Perdana Menteri ​Suriah ​Riyad ​Hijab ​menunjukkan ​kerapuhan ​pemerintah ​rezim ​Bashar ​al-Assad.

Bob ​Carr ​menilai ​pembelotan ​Hijab ​mengkonfirmasi ​terdapat ​gerakan ​perubahan ​pada ​pemerintah ​yang ​berkuasa ​di ​Suriah. Komentar ​Carr ​tersebut ​dilontarkan ​dalam ​kunjungan ​sehari ​di ​Israel ​dan ​wilayah ​teritori ​Palestina.

Dalam ​diskusi ​dengan ​otoritas ​Palestina Ppresiden ​Mahmud ​Abbas, ​senator ​Carr ​menyatakan ​dukungannya ​terhadap ​solusi ​dua ​negara ​di mana ​negara ​Palestina ​dapat ​secara ​independen ​berdiri ​bersebelahan ​dengan ​Israel.

Sementara ​dalam ​pertemuan ​dengan ​perdana ​menteri ​Israel, ​Benyamin ​Netanyahu, ​ia ​berbicara ​banyak ​hal ​mulai ​dari ​situasi ​terakhir ​di ​Suriah ​hingga ​keprihatinan ​atas ​program ​nuklir ​Iran.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : www.radioaustralia.net.au
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jakarta Butuh Ketahanan Air
JAKARTA -- Air baku di Jakarta semakin tak berimbang dengan kebutuhan masyarakatnya. Herawati Prasetyo, Wakil Presiden Direktur Palyja mengatakan Rabu (27/8), selama ini...