Friday, 7 Jumadil Akhir 1436 / 27 March 2015
find us on : 
  Login |  Register

PM Suriah Membelot, Bukti Rezim Bashar Al Assad Rapuh

Tuesday, 07 August 2012, 23:58 WIB
Komentar : 1
Reuters
Riyad Hijab (kiri) ketika disumpah sebagai perdana menteri oleh presiden Suriah Bashar al-Assad (kanan) pada Juni kemarin.
Riyad Hijab (kiri) ketika disumpah sebagai perdana menteri oleh presiden Suriah Bashar al-Assad (kanan) pada Juni kemarin.

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri ​Luar ​Negeri ​Australia, ​Bob ​Carr ​mengatakan ​pembelotan Perdana Menteri ​Suriah ​Riyad ​Hijab ​menunjukkan ​kerapuhan ​pemerintah ​rezim ​Bashar ​al-Assad.

Bob ​Carr ​menilai ​pembelotan ​Hijab ​mengkonfirmasi ​terdapat ​gerakan ​perubahan ​pada ​pemerintah ​yang ​berkuasa ​di ​Suriah. Komentar ​Carr ​tersebut ​dilontarkan ​dalam ​kunjungan ​sehari ​di ​Israel ​dan ​wilayah ​teritori ​Palestina.

Dalam ​diskusi ​dengan ​otoritas ​Palestina Ppresiden ​Mahmud ​Abbas, ​senator ​Carr ​menyatakan ​dukungannya ​terhadap ​solusi ​dua ​negara ​di mana ​negara ​Palestina ​dapat ​secara ​independen ​berdiri ​bersebelahan ​dengan ​Israel.

Sementara ​dalam ​pertemuan ​dengan ​perdana ​menteri ​Israel, ​Benyamin ​Netanyahu, ​ia ​berbicara ​banyak ​hal ​mulai ​dari ​situasi ​terakhir ​di ​Suriah ​hingga ​keprihatinan ​atas ​program ​nuklir ​Iran.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : www.radioaustralia.net.au
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar