Friday, 30 Zulhijjah 1435 / 24 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Produk Pertanian Israel Masuk Pasar Yordania

Tuesday, 07 August 2012, 13:52 WIB
Komentar : 2
ap
Seruan boikot produk Israel di Irlandia
Seruan boikot produk Israel di Irlandia

REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Asosiasi Insinyur Pertanian Yordania mengecam upaya Israel memasarkan produk pertanian Israel di pasar Yordania. Asosiasi menegaskan, upaya itu akan menemui kegagalan karena kesadaran warga.

Ketua Asosiasi Insinyur Pertanian Yordania, Mahmud Abu Ghanima, dalam pernyataan pers hari Senin (6/8) kemarin, menegaskan upaya Israel itu ingin mematikan usaha petani Yordania, sehingga pada akhirnya produk dari merekalah yang mendominasi pasar. "Ini baru awalan, entah apalagi capaian berikutnya," papar dia seperti dikutip infopalestina.com.

Abu Ghanima mengingatkan pasar Eropa dan Amerika Utara serta beberapa pasar Amerika Selatan terbuka lebar untuk produk pertanian Israel. Mereka menjual produknya dengan harga dua kali lipat dengan harga di pasar Yordania. "Jelas, Israel berkeinginan kuat memasuki pasar Yordania," kata dia.

Karena itu, Abu Ghanima meminta petani Yordani agar tidak kalah bersaing dengan petani Israel. Ia juga meminta pemerintah Yordania agar memberikan bantuannya guna meningkatkan produktivitas petani lokal.

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Dewi Mardiani
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengamat AS: Jokowi Perlu Bentuk Pemerintahan yang Profesional
Hiruk pikuk transisi demokrasi telah usai, kini pasangan Jokowi-JK resmi menjadi pemimpin negara dan mengemban amanah rakyat. Namun menurut sejumlah pengamat, Presiden Jokowi...