Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ribuan Warga Israel Menentang Netanyahu

Minggu, 05 Agustus 2012, 12:58 WIB
Komentar : 1
Reuters
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV - Ribuan warga Israel menggelar aksi demo di Tel Aviv Sabtu (4/8) malam lalu. Aksi tersebut dilakukan dalam upaya memerotes ketimpangan sosial dan langkah penghematan yang dilakukan pemerintah Israel.

Para pengunjuk rasa melakukan aksi demonstrasi menentang langkah penghematan yang dilakukan pemerintah. Pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, perlunya langkah penghematan untuk mengurangi defisit anggaran dan melindungi perekonomian.

Para pengunjuk rasa marah akibat biaya hidup yang semakin tinggi di Israel. Terutama biaya makanan, bensin, pendidikan dan kesehatan. Mereka juga mengeluhkan ketidakadilan sosial dan jurang yang semakin lebar antara si kaya dan miskin di Israel.

Ketua Serikat Mahasiswa dan aktivis sosial Shmuli Itzik mengatakan, ini bukan hanya sekadar kampanye anak muda. Namun menurutnya, ini merupakan kampanye setiap orang yang menanggung beban ekonomi, sosial dan pertahanan di Israel.

Demonstrasi pada Sabtu lalu, diyakini merupakan protes terbesar yang diadakan selama beberapa bulan terakhir. Protes digelar untuk memerotes penanganan pemerintah Israel dalam masalah perekonomian dan kebijakan sosial.

Netanyahu telah menghadapi panggilan untuk mundur. Namun ia kemudian membentuk komite untuk menjawab tuntutan para demonstran. Tetapi para demonstran mengatakan, tak ada langkah konkret yang diambil pemerintah sejauh ini.

Tak hanya itu, para demonstran juga menentang ekspansi ilegal pemukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Para pendemo menggunakan situs jejaring sosial untuk menggalang dukungan. Mereka bersumpah akan terus melakukan protes hingga tuntutan mereka terpenuhi.

Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Press TV
Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, (( QS.An Anfaal 8 : 53 ))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  daffigrind Senin, 6 Agustus 2012, 01:33
Tentu saja biaya hidup di israel menjadi semakin tinggi, dikarenakan uang negara di pergunakan untuk membiayai pengusiran, penggusuran, pemboman pemukiman, pembunuhan secara langsung maupun tidak langsung warga Palestina dari tanah kelahirannya..

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...