Jumat, 30 Zulhijjah 1435 / 24 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Suriah Mencekam, Assad Menghilang

Kamis, 02 Agustus 2012, 06:16 WIB
Komentar : 10
Reuters/Abdo
Gerilyawan anggota Tentara Pembebasan Suriah melontarkan kecaman menentang Presiden Suriah, Bashar Al Assad, di Azzaz, Aleppo, Suriah.
Gerilyawan anggota Tentara Pembebasan Suriah melontarkan kecaman menentang Presiden Suriah, Bashar Al Assad, di Azzaz, Aleppo, Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Kondisi keamanan di Suriah semakin mencekam dengan meningkatnya tensi bentrok bersenjata antara militer dan pasukan pemberontak. Di saat yang sama, Presiden Suriah Bashar Al Assad justru menghilang dari publik.

Assad tidak pernah muncul di depan publik sejak insiden ledakan bom yang menewaskan empat pejabat tingginya pada 18 Juli lalu. Saat memberikan instruksi untuk meningkatkan serangan terhadap pasukan pemberontak, Rabu (1/8), Assad pun hanya menyampaikannya lewat perintah tertulis.

Sikap Assad itu memicu spekulasi bahwa dirinya mulai khawatir akan keselamatan dirinya setelah beberapa orang terdekatnya tewas dalam serangan bom. Amerika Serikat pun bereaksi negatif atas sikap Assad ini.

"Kami pikir itu sikap pengecut, jujur saja. Mendesak angkatan bersenjata untuk melanjutkan pembantaian terhadap warga sipil negerinya sendiri, namun (di saat yang sama) bersembunyi dari sorotan publik," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Patrick Ventrell, seperti dikutip AP.

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : AP
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar