Wednesday, 22 Zulqaidah 1435 / 17 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Khamenei: AS-Israel tak Berani Serang Iran

Thursday, 26 July 2012, 04:25 WIB
Komentar : 16
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei

REPUBLIKA.CO.ID, Pemimpin Besar Revolusi Irab, Ayatullah Ali Khamenei mengatakan bahwa sanksi ekonomi yang diberikan Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE), tidak akan menghentikan langkah negaranya dalam program nuklir. Hal itu disampaikan dia ketika pejabat Iran bertemu dengan diplomat Eropa di Istanbul, seperti dilaporkan Kantor Berita Fars, Selasa (24/7).

"Mereka (musuh-musuh Iran) secara eksplisit mengatakan bahwa tekanan dan sanksi yang semakin intensif diberikan agar Iran menghitung kembali langkah-langkahnya. Namun pada kenyataannya, kami tidak akan menghitung kembali perhitungan kami dan kami akan terus melanjutkan bangsa Iran dengan tegas," tuturnya.

Khamenei menambahkan bahwa tekanan yang terus dilakukan AS dan Israel kian melemah. Karena itu, ia meyakini bahwa musuh-musuh Iran tersebut tidak akan berani menyerang.

Para pemimpin negara-negara Barat meyakini bahwa dengan kian intensifnya tekanan dan saksi terhadap Iran akan membuat negara tersebut untuk mengentikan program nuklirnya dan akan kembali ke meja perundingan dengan AS, Inggris, Perancis, Jerman, Rusia dan Cina.

Khamenei menyatakan bahwa hanya beberapa negara saja yang mengambil keuntungan dari sanksi yang dikeluarkan AS dan 'rezim Zionis' dan diperkirakan bahwa 'sisanya dari negara-negara lain' tidak akan mendukung sanksi lebih keras.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : AFP/ynetnews.com
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Atasi Masalah Grafiti, ini Cara Kreatif Washington DC
WASHINGTON --  Kota besar seperti ibukota Amerika Serikat, Washington DC, juga menghadapi masalah graffiti karena semakin banyaknya dinding gedung dan tempat umum yang...