Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pasukan Suriah Lancarkan Gempuran ke Distrik Damaskus

Jumat, 20 Juli 2012, 17:05 WIB
Komentar : 0
www.militaryphotos.net
Anggota militer Suriah/Ilustrasi
Anggota militer Suriah/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS  - Pasukan militer Suriah telah menghalau para penyerang dari distrik Midan Damaskus, kata stasiun televisi pemerintah Jumat, tetapi satu kelompok pemantau mengatakan pertempuran masih berlangsung.

"Pasukan militer kami yang gagah berani telah membersihkan seluruh daerah Midan di Damaskus dari sisa-sisa teroris-teroris sewaan dan telah memulihkan kembali keamanan," kata televisi itu.

Kelompok hak asasi manusia Observatorium bagi Hak Asasi Manusia Suriah, dalam satu pernyataan "tujuh tank dan dua kendaraan lapis baja pengangkut pasukan menyerang distrik" Midan, Damaskus selatan.

Serangan itu masih berlangsung, dan ledakan-ledakan dapat didengar di daerah itu, kata kelompok tersebut. Serangan itu terjadi setelah pertempuran selama semalam di beberapa distrik lain ibu kota itu, kata Observatorium itu.

"Pertempuran meletus di Kfar Sousa, di mana seorang sopir taksi tewas akibat kena tembak, dan di Al Hajar Al Aswad," keta ketua Observatorium yang bermarkas di London itu Rami Abdel Rahman kepada AFP.

Saat pemberontak yang berusaha menggulingkan pemerintah Presiden Bashar al-Assad mereka meningkatkan serangan di ibu kota itu, tentara menanggapinya dengan melancarkan serangan ke distrik Qaboon untuk pertama kali Kamis.

Observatorium itu mengatakan "lebih dari 15 tank dan kendaraan lapis baja pengangkut pasukan" ikut serta dalam serangan di Qaboon, bagian timur kota itu.

Lebih dari 248 orang tewas Kamis di seluruh negara itu, korban tewas tertinggi harian dalam 16 bulan pertempuran, kata Observatrorium itu.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api(HR. Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...