Wednesday, 12 Jumadil Akhir 1436 / 01 April 2015
find us on : 
  Login |  Register

Ayatullah Khamenei: Peran Wanita Tentukan Kebangkitan Islam

Thursday, 12 July 2012, 16:00 WIB
Komentar : 0
AP
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Khamenei, menyebut kaum perempuan memiliki peran penting terhadap kejayaan bangsa. Menurutnya, tidak ada halangan bagi muslimah untuk berpartisipasi dalam aktifitas sosial.

"Peran perempuan dalam perkembangan sosial, revolusi, dan kebangkitan Islam sangat menentukan. Jika perempuan dapat ambil bagian dalam gerakan sosial dengan penuh kesadaran, maka gerakan tersebut akan mendapat jaminan kesuksesan," kata dia dalam Konferensi Perempuan dan Kebangkitan Islam di Teheran, seperti dilansir Press TV, Rabu (11/7).

Khamenei menilai, pendekatan Barat terhadap perempuan lebih bersifat penghinaan, karena perempuan hanya diposisikan sebagai objek semata. Dalam lingkungan Islam, lanjut dia, perempuan bisa mencapai prestasi dalam dunia ilmiah, kepribadian, etika maupun politik tanpa meninggalkan kodratnya sebagai perempuan.

Konferensi Perempuan dan Kebangkitan Islam di Teheran diikuti intelektual dan cendekiawan perempuan dari seluruh dunia. Lebih dari 1.500 peneliti, akademisi, aktivis politik dan sosial perempuan dari 80 negara ambil bagian dalam konferensi yang berlangsung selama dua hari itu. Ali Khamenei menambahkan, perempuan-perempuan terdidik di seluruh dunia ini memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan perspektif mulia Islam terhadap perempuan seluas-luasnya.

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Karta Raharja Ucu
"Tidak masuk surga orang yang ada dalam hatinya seberat biji sawi dari kesombongan"((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Indonesia Bisa Menjadi <em>Peace</em> Moderator,' Gejolak Konflik Yaman (2)
JAKARTA -- Yaman bergejolak. Ketua Komisi Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia, Kyai Muhyiddin Djunaedi melihat ada kepentingan politik dibalik perang yang terjadi di...