Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hina PM Bahraian Via Twitter, Pemimpin Oposisi Diancam Penjara

Selasa, 10 Juli 2012, 11:18 WIB
Komentar : 0
Twitter
Twitter

REPUBLIKA.CO.ID, MANAMAH - Pemimpin oposisi terkemuka di Bahrain, Nabeel Rajab dijatuhi hukuman penjara tiga bulan akibat sembarangan 'ngetwit'. Ia dihukum karena dianggap menghina Bahrain, melalui beberapa tweet-nya yang berisi kritikan pada Perdana Menteri Bahrain, Sheikh Khalifah bin Salman.

Polisi menciduk Rajab, yang merupakan Kepala Pusat Hak Asasi Manusia Bahrain (BCHR), dan membawanya ke dalam tahanan setelah putusan pengadilan pada Selasa (10/7).

Sebelumnya Rajab terkenal karena menjadi tokoh utama dalam mengorganisir demonstrasi selama 16 bulan gerakan protes di negara tersebut. Ia menghabiskan waktu tiga minggu di penjara pada Juni lalu. Dalam rangka penyelidikan, setelah ia menulis dalam tweet-nya bahwa penduduk distrik Muharraq membuat acara mendukung Khalifa hanya karena mencari keuntungan finansial.

Sekelompok orang dari Muharraq mengajukan keluhan atas hal tersebut. Rajab didakwa memfitnah mereka dengan publikasi melalui jejaring sosial tersebut. Mereka juga mengatakan, pernyataan Rajab di Twitter meragukan patriotisme mereka.

Pengacara Rajab Mohammed al-Jishi mengatakan, keluhan semakin dibesarkan sekitar 50 orang termasuk pensiunan tentara dan petugas keamanan. Seorang pejabat pemerintah mengatakan, keluhan diajukan dua warga yang cukup menonjol setelah keduanya didekati masyarakat Muharraq.

Jishi mengatakan, Rajab akan mengajukan banding. "Setiap hari ada ribuan orang menghina ribuan orang lain di Twitter. Biasanya tuduhan penghinaan hanya membuat orang didenda, sementara kasus Rajab mengejutkan untuk saya," kata Jishi.

Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Aljazeera
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hampir Sama dengan Sistem Pesawat, Pengemudi Truk Ini Bisa 'Selonjoran'
WASHINGTON DC -- Truk biasanya digunakan untuk mengantar barang jarak jauh. Kelelahan selalu menjadi kendala dari pengemudi truk. Akan hal itu Mercedes-Benz menciptakan...