Monday, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran Simulasi Serangan ke 'Pangkalan AS'

Tuesday, 03 July 2012, 16:10 WIB
Komentar : 7
Rudal Iran
Rudal Iran

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran memulai latihan militer simulasi serangan terhadap sebuah 'pangkalan asing' di wilayah tertentu dengan barbagai rudal balistik, Senin (2/7). Latihan bertajuk 'Great Prophet-7' itu juga meluncurkan rudal balisitik Shabab 3 yang disebut-sebut mampu menghantam Israel atau pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut.

Latihan simulasi tersebut telah berlangsung selama tiga hari. Dalam simulasi tersebut juga dilakukan peluncuran puluhan rudal. Simulasi ini diadakan di wilayah gurun besar di tengah Iran, Dasht e Kavir. Di sana dibuat semacam replika sebuah pangkalan udara milik 'kekuatan eksternal' di kawasan tersebut. Kantor berita IRNA melaporkan, rudal ditembakkan dari beberapa arah yang berbeda.

Simulasi juga mencakup tes penembakan, setengah lusin jenis lain rudal balistik Iran. Termasuk didalamnya rudal jarak pendek Shahab dan Fateh 110 (220km) dan Shahab 3 yang mampu melumpuhkan target dari jarak 2.000 kilometer. Simulasi tersebut, menurut laporan Albawaba, diharapkan dapat memverifikasi akurasi dan efektivitas penembakan rudal.

Pejabat Iran tak menjelaskan secara spesifik identitas dari pangkalan tersebebut. Namun replika tersebut akan menjadi target selama manuver.

Dalam beberapa tahun terakhir para pejabat militer Iran memang kerap mengancam akan menghantam pangkalan AS di wilayah Teluk dan Timur Tengah. Hal tersebut akan dilakukan jika Iran mendapat serangan dari AS maupun Israel. Israel dan AS telah berulang kali pula mengancam akan melakukan serangan terhadap situs nuklir Iran. Mereka terus mengupayakan Teheran menghentikan program nuklirnya.

Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Dewi Mardiani
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Militan Palestina Serang Sinagog, Netanyahu Bersumpah Akan Membalas?
Serangan militan Palestina terhadap sinagoga di Yerusalem semakin meningkatkan ketegangan Israel-Palestina. Menurut pengamat penyebab utamanya adalah kurangnya perhatian Israel atas kesejahteraan pemuda Palestina...