Minggu, 29 Safar 1436 / 21 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kemenangan Ikhwanul Muslimin Angin Segar Buat Rakyat Mesir

Senin, 25 Juni 2012, 23:43 WIB
Komentar : 3
AP Photo
Suasana di Lapangan Bundaran Tahrir, Mesir, Ahad (25/6)
Suasana di Lapangan Bundaran Tahrir, Mesir, Ahad (25/6)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pengamat Timur Tengah dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Hanafi Rais mengatakan, kemenangan calon presiden dari Ikhwanul Muslimin di Mesir merupakan angin segar bagi rakyat mesir sendiri.

"Ini merupakan musim semi bagi Mesir karena Presidennya dari kalangan sipil," ujarnya kepada Republika, Senin (25/6).

Meski begitu kata Hanafi, kemenangan capres dari Ikhwanul Muslimin tersebut bukan sebuah revolusi di Mesir. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan kelompok lain termasuk militer. Apalagi seminggu lalu militer Mesir masih berkukuh tidak mau kewenangannya dibagi.

Karenanya, kata Hanafi, pemerintahan baru Mesir ini harus tetap dikawal ke depannya. "Apakah setelah menang korupsi dan bisnis militer di Mesir akan dibongkar? Ini yang harus dilihat ke depan," terangnya.

Jika ternyata kedua hal tersebut ke depannya tidak terkuak, maka Mesir akan mengalami perkembangan yang lamban.

"Karenanya tugas pemerintahan baru dua tahun ke depan adalah bagaimana membuat kejelasan yang pasti terkait reformasi di negara itu," tegasnya.

Reporter : Yulianingsih
Redaktur : Heri Ruslan
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Upaya Pembunuhan Kim Jong Un, Film Ini Batal Putar
WASHINGTON DC -- Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang...