Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kelompok Bersenjata Ledakkan Pipa Saluran Minyak di Suriah

Senin, 25 Juni 2012, 13:44 WIB
Komentar : 1
Washington Post
Pipa minyak Yaman Diledakkan Gerliyawan
Pipa minyak Yaman Diledakkan Gerliyawan

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Kelompok bersenjata Suriah meledakkan pipa saluran minyak di Provinsi Deir az-Zour, Suriah timur, Ahad malam (24/6). Aksi peledekan ini menimbulkan kebakaran hebat, demikian laporan kantor berita resmi Suriah, SANA.

Sebelumnya, di lokasi yang sama, juga pernah menjadi sasaran peledakan oleh kelompok bersenjata. Pihak terkait menyatakan, pipa dengan diameter-12 tersebut akan diperbaiki dan dioperasikan kembali dalam beberapa hari ke depan.

Beberapa hari sebelumnya, di Deir az-Zour, kelompok bersenjata melakukan aksi penculikan terhadap mufti kota tersebut, Abul-Qader As-Rawi. Pihak berwenang Suriah dilaporkan tengah memburu para penculik.

Daerah Deir az-Zour dalam beberapa hari ke belakang kerap menjadi lokasi berlangsungnya sejumlah bentrokan antara militer Suriah dan Tentara Pembebasan Suriah. Jaringan pegiat oposisi, Komite Koordinasi Lokal, menyatakan bentrokan antara kedua pihak telah menewaskan 19 orang.

Namun laporan pegiat tersebut tak bisa diabsahkan secara terpisah.

Laman Facebook propemerintah menyatakan lebih dari 50 pria bersenjata disergap dan tewas oleh tentara pemerintah di Deir az-Zour pada Ahad.

PBB memperkirakan lebih dari 100.000 orang telah tewas di Suriah dalam kerusuhan 16-bulan.


Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara/Xinhua-OANA
Celaka bagi orang yang bercerita kepada satu kaum tentang kisah bohong dengan maksud agar mereka tertawa. Celakalah dia...celaka dia. ((HR. Abu Dawud dan Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar