Senin, 25 Juni 2012, 07:35 WIB

Mursi Menangi Pilpres Mesir, Obama Ucapkan Selamat

Red: Heri Ruslan
Ahmed Jadallah/Reuters
Muhammad Mursi terpilih sebagai presiden Mesir yang baru.
Muhammad Mursi terpilih sebagai presiden Mesir yang baru.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengucapkan selamat kepada Mohamed Mursi atas kemenangannya dalam pemilihan presiden Mesir melalui telepon Minggu, dan menjanjikan dukungan AS untuk transisi Mesir menuju demokrasi.

"Dia menekankan minatnya untuk bekerja sama dengan Presiden terpilih Mursi, atas dasar saling menghormati, untuk memajukan banyak kepentingan bersama antara Mesir dan Amerika Serikat," kata Gedung Putih.

Obama juga menghubungi Ahmed Shafiq, kandidat yang kalah dalam pemilihan presiden 16-17 Juni, dan mendorong mantan perdana menteri itu "untuk terus memainkan peran dalam politik Mesir dengan mendukung proses demokrasi dan bekerja untuk mempersatukan rakyat Mesir."

Ribuan pendukung Mohamed Moursi, dari Ikhwanul Muslimin, gegap gempita menyambut kemenangannya untuk menggantikan mantan presiden Hosni Mubarak di Bundaran Tahrir, pusat kota Kairo dan berbagai kota di seantero negara itu, menyusul pengumuman hasil Pilpres oleh Komisi Tinggi Pemilihan Presiden pada Sabtu petang.

Masyarakat internasional menjadi lega karena dugaan akan terjadinya bentrokan antara kedua kandidat kuat itu tak terjadi.

Dugaan adanya bentrokan itu membuat Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (SCAF) menginstruksikan aparat militer dan kepolisian untuk siaga penuh di seluruh negeri guna mengantisipasi situasi memburuk pasca-pengumuman hasil Pilpres.

SCAF juga telah memperingatkan semua pengunjuk rasa untuk tidak melanggar hukum yang berlaku selama melangsungkan aksi demo mereka.

Selain itu, Kementerian Kesehatan dalam maklumatnya menyatakan pihaknya telah menyiagakan ambulans di berbagai tempat untuk mengantisipasi hal serupa.

Sejumlah pendukung Shafik yang sudah mulai mendatangi Makam Pahlawan Tak Dikenal itu pada Ahad malam, namun mereka secara berangsur meninggalkan tempat tersebut setelah mendengar kekalahan tokoh mereka.

"Inilah demokrasi, kami harus menerimnya dengan legowo," kata Aiman Rashad, salah satu pendukung Shafik, sambil mengibarkan bendera nasional Mesir.

Shafik juga membatalkan rencana konferensi pers pada Sabtu malam yang sedianya dilakukan di alun-alun New Cairo, kawasan elit di Kairo Timur, seusai pengumuman hasil Pilpres.

Sementara itu, Mursi kepada wartawan menyampaikan terima kasih kepada rakyat Mesir atas kepercayaan yang diberikan.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini adalah amanat rakyat yang harus saya emban dengan sebaik-baiknya," ujarnya

Sumber : antara
loading...