Sabtu, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Sabtu, 5 Sya'ban 1439 / 21 April 2018

Mursi, Presiden Sipil Pertama Setelah 60 Tahun

Ahad 24 Juni 2012 22:03 WIB

Rep: Lingga Permesti/ Red: Hafidz Muftisany

Muhammad Mursi terpilih sebagai presiden Mesir yang baru.

Muhammad Mursi terpilih sebagai presiden Mesir yang baru.

Foto: Ahmed Jadallah/Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO-- Presiden Mesir terpilih, Mohammed Mursi merupakan calon dari non militer yang mengakhiri monopoli militer selama 60 tahun. Presiden pendahulunya seperti Mohamed Naguib, Gamal Abdel-Nasser, Anwar El-Sadat dan Hosni Mubarak, semua berasal dari jajaran militer.

Saingan Mursi di putaran ketua Ahmad Shafiq yang merupakan mantan Perdana Menteri di era Hosni Mubarak juga berasal dari militer.

Namun demikian, kemenangan Mursi ini bukan berarti bahwa militer akan mengurangi cengkeraman kekuasaan mereka. Perkembangan terakhir, militer Mesir membubarkan parlemen dan dapat menangkap siapapun yang dianggap merugikan negara.

Mursi memeroleh 51,7 persen suara (13,2 juta suara), sementara Shafiq mengantongi 48,3 persen (12,3) suara rakyat Mesir. Hasil pemilu diumumkan sekitar pukul empat sore dikantor pusat Kairo di Komisi Pemilihan Tinggi Presiden Mesir. 

Pemilihan presiden di tahun 2012 ini adalah pemilihan yang kedua dalam sejarah negara itu. Jajak pendapat pertama presiden Mesir terjadi pada tahun 2005 yang memenangkan Mubarak.  Mubarak tetap berkuasa selama 30 tahun sampai militer dipaksa mengundurkan diri setelah 18 hari protes di seluruh negeri.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA