Sunday, 10 Jumadil Awwal 1436 / 01 March 2015
find us on : 
  Login |  Register

Iran Kecam Pemboman di Irak

Thursday, 14 June 2012, 23:40 WIB
Komentar : 2
irib
Pemboman di Irak
Pemboman di Irak

REPUBLIKA.CO.ID, Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk keras serangan teroris baru-baru ini di Irak dan menilainya sebagai tidakan yang tidak manusiawi.

Deputi Menteri Luar Negeri Iran Urusan Arab dan Afrika, Hossein Amir Abdolahian pada Kamis (14/6) mengecam keras serangan teroris di Irak pada Rabudan mengungkapkan simpatinya kepada keluarga korban.

Pada Rabu, Irak mengalami hari paling berdarah selama beberapa bulan inisetelah serangkaian serangan bom beruntun dan penembakan menewaskan sedikitnya 80 orang dan melukai lebih dari 300lainnya.

Pejabat Deplu Iran tersebut memperingatkan bahwa pelakuutama di balik aksi teror terorganisir di Irak dan Suriah harus menyadari bahwa upaya-upaya jahat tersebut hanya akan menyebabkan instabilitas regional.

"Hanya musuh kawasan iniyangakan mendapatkan keuntungan dari tindakanterorisme ini," tambahnya.

Lebih lanjut, AmirAbdolahian menyatakan simpati kepada keluarga korban, dan mengatakan bahwameskiada upaya luas oleh berbagai elemen teroris dan pendukung mereka untuk menciptakan ketidakamanan di Irak, namun pemerintah Baghdad telah mengambil langkah tegas menuju terciptanya stabilitas kemanan di negaraitu.

Redaktur : Hafidz Muftisany
Sumber : irib indonesia
Harta itu lezat dan manis, siapa yang menerimanya dengan hati bersih, ia akan mendapat berkah dari hartanya tersebut(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Mahkamah Agung AS Pertimbangkan Gugatan Diskriminasi Hijab
WASHINGTON DC -- Seorang perempuan Muslimah AS asal Oklahoma kini menunggu putusan Mahkamah Agung terkait gugatan diskriminasi oleh jaringan toko pakaian Abercrombie and...