Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Panitia Pemilu Mesir Umumkan 13 Nama Calon Presiden

Jumat, 27 April 2012, 10:43 WIB
Komentar : -1
AP
Mantan Perdana Menteri Mesir Ahmad Syafiq.
Mantan Perdana Menteri Mesir Ahmad Syafiq.

REPUBLIKA.CO.ID, MESIR -- Panitia pemilu Mesir telah mengumumkan daftar akhir dari 13 calon presiden pada pemilu mendatang. Pemilu yang dilakukan dalam dua putaran diharapkan dapat membuahkan hasil.

Daftar tersebut dikeluarkan pada Kamis (26/4), termasuk di dalamnya tercantum nama Ahmed Shafiq. Dia adalah perdana menteri terakhir yang bertugas di bawah pemerintahan mantan diktator Mesir Husni Mubarak.

Ketua Komite Pemilihan, Farouk Soltan, mengatakan setelah Shafiq mengajukan banding pada panitia pemilu. Seperti dilansir Press TV, Mereka akhirnya memutuskan menghentikan keputusan untuk mengeluarkannya dari daftar calon presiden.

Soltan menambahkan calon lain yang masuk di dalam daftar, di antaranya mantan menteri luar negeri era Mubarak dan ketua Liga Arab, Amr Moussa. Kemudian calon dari Ketua Ikhwanul Muslimin dan Partai Keadilan yang merupakan partai politik paling berpengaruh di Mesir saat ini, Mohamed Morsi.

Jajak pendapat, menurutnya, akan dijadwalkan dalam dua putaran. Putaran pertama diselenggarakan selama dua hari pada 23-24 Mei. Sementara putaran kedua akan berlangsung pada 16-17 Juni. Dengan demikian, pada 21 Juni mendatang diharapkan sudah ada hasil akhir, calon presiden terpilih.

Sebelumnya, Dewan militer Mesir mengambil alih kekuasaan pasca revolusi pada Februari lalu. Mereka mendapat dukungan Barat untuk menggulingkan rezim Mubarak. Dewan Militer berjanji akan mengundurkan diri setelah periode enam bulan. Mereka berjanji akan menyerahkan kekuasaan pada pemerintah sipil, janji tersebut sejauh ini belum dapat dipenuhi.

Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Dewi Mardiani
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  mehmed Sabtu, 28 April 2012, 09:03
viva Ikhwanul Muslimun, stop sekuler