Sabtu, 4 Zulqaidah 1435 / 30 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Soal Suriah, Iran Salahkan AS

Selasa, 13 Maret 2012, 03:01 WIB
Komentar : 1
Iran dalam percaturan dengan PBB dan Barat (ilustrasi)
Iran dalam percaturan dengan PBB dan Barat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  TEHERAN -- Iran berdiri sepenuhnya di belakang Suriah dan menyalahkan Amerika Serikat (AS) serta negara-negara Arab atas kerusuhan berdarah yang menggentarkan sekutunya, kata media pada Senin (12/3) mengutip pernyataan seorang wakil menteri luar negeri.

"Republik Islam Iran menggarisbawahi dukungan total kepada rakyat dan pemerintah Suriah," kata Wakil Menteri Luar Negeri, Hossein Amir Abdollahian, seperti dikutip kantor berita Iran IRNA. Dia mengatakan, Barat dan negara-negara Arab mendukung rasa tidak aman dan ketidakstabilan di Suriah. Mereka harus bertanggung jawab atas segala krisis di negara itu.

Amir Abdollahian mengatakan Iran terus percaya pada solusi politik berdasarkan reformasi yang disetujui oleh Bashar al-Assad. Dalam wawancara terpisah untuk media Rusia yang dikutip oleh harian Iran, Kayhan, wakil menlu itu mengatakan, "Masalah-masalah yang ada di Suriah terjadi dengan dukungan AS, negara-negara Eropa, dan negara-negara Arab dengan pengiriman sejumlah besar senjata ke negara itu."

Iran, sekutu utama Timur Tengah pemerintah Assad, membantah tuduhan-tuduhan AS bahwa pihaknya mengirim senjata ke Suriah untuk membantu melumpuhkan pemberontakan di sana. Teheran juga menyuarakan oposisinya terhadap intervensi militer di Suriah.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar