Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Iran Bantah Jual Minyak ke Shell, Belanda

Rabu, 07 Maret 2012, 04:40 WIB
Komentar : 0
presstv
Ekspor Minyak Iran

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Perminyakan Iran, Rostam Qasemi membantah laporan bahwa Tehran telah menjual minyak kepada penyulingan minyak milik Royal Dutch Shell Company yang berlokasi di pulau Bukom, Singapura.

Reuters pada 2 Maret lalu melaporkan bahwa kapal tanker milik Perusahaan Tanker Nasional Iran (NITC) berlabuh di pulau Bukom, Singapura, untuk menjual minyak mentah kepada kilang penyulingan minyak milik Royal Dutch Shell Company.

Menurut laporan Reuters, kapal Iran bernama Delvar, menurunkan sekitar 1,5 juta barel minyak mentah di pulau Bukom.

Menyinggung sanksi yang diberlakukan Uni Eropa terhadap sektor minyak Iran, Qasemi mengatakan bahwa langkah-langkah tersebut dapat berdampak buruk pada pasar minyak dunia dan bahkan berpotensi menciptakan kekacauan.

Para menteri Uni Eropa menyetujui sanksi terhadap Iran pada 23 Januari lalu atas program nuklir Tehran. Sanksi itu termasuk larangan impor minyak mentah dari Iran dan membekukan seluruh aset milik Bank Sentral Iran di Eropa.

Sebagai balasannya, Republik Islam Iran pada 15 Februari lalu mengancam akan menghentikan ekspor minyaknya ke enam negara Eropa yaitu Belanda, Spanyol, Italia, Perancis, Yunani, dan Portugal.

Pada 19 Februari lalu, Tehran memangkas penjualan minyaknya kepada perusahaan-perusahaan minyak Inggris dan Perancis, yang langsung menimbulkan fluktuasi pada harga minyak di pasar global.

Sanksi Uni Eropa akan diberlakukan pada 1 Juli mendatang. Langkah itu dinilai sebagai upaya persiapan bagi Uni Eropa dalam menghadapi kondisi baru dan mencari suplai alternatif minyak mentah.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : IRIB
2.658 reads
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...