Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

AS Persiapkan Rencana Rinci Serang Suriah

Jumat, 02 Maret 2012, 09:55 WIB
Komentar : 0
CBSNews.com
Presiden AS Barack Obama
Presiden AS Barack Obama

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Pentagon telah menyiapkan rencana untuk melakukan serangan militer terhadap Suriah. Serangan terhadap Suriah ini tinggal menunggu komando dari Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama.

Hal itu disampaikan seorang pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya kepada CNN, Kamis (1/3). Rencana detail serangan itu berupa beberapa jenis operasi yang akan dilakukan, jumlah personil dan jenis peralatan militer yang dibutuhkan.

"Ada banyak usulan serangan militer yang beredar," kata pejabat tersebut seperti diberitakan Press Tv. Informasi muncul dari beberapa pejabat tinggi militer AS yang ingin menekan Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk menyerahkan kekuasaan, termasuk menambah bantuan kepada kelompok bersenjata untuk melawan pemerintah Suriah.

"Jika kita tidak bisa membuat Assad menyerah, kita mungkin harus mempertimbangkan langkah-langkah militer tambahan," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Victoria Nuland mengatakan, tanpa merinci apa langkah-langkah tersebut bisa dilakukan.

Sementara itu, Senator AS John McCain meminta masyarakat internasional untuk membantu penyediaan peralatan militer kepada kelompok-kelompok bersenjata anti pemerintah Suriah.  "Ada cara untuk mendapatkan senjata kepada orang-orang yang memerangi penindasan semacam ini, kami menunjukkan bahwa di Libya," kata McCain saat dia berkunjung ke Al-Qods (Yerusalem) pada pertengahan Februari lalu.

Reporter : Amri Amrullah
Redaktur : Dewi Mardiani
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  ariphrp Senin, 5 Maret 2012, 08:57
Masalah dalam negerinya sendiri saja belum selesai malah cari perkara di negara orang..

memang bukan siapa presidennya yang jadi kunci kecongkakan AS.. lobby Yahudi di negara itu sudah seperti kanker stadium 4
  wjogja Minggu, 4 Maret 2012, 01:31
Memang AS tujuannya menguasai Suriah! Tahu pemberontak terdesak, AS kebingungan. Mereka udah keluar banyak biaya. Takut peluangnya hilang.
  dari murtiyono Jumat, 2 Maret 2012, 10:12
Masalah yang di selesaikan dengan kekerasan tidak akan pernah selesai,,,kembalilah kepada cinta dan kasih untuk menyelesaikan persengketaan

  VIDEO TERBARU
Konsep SPBU ini Jadi Tren di AS
WASHINGTON -- Bayangkan, mengisi bensin sekaligus menikmati hidangan lezat yang dimasak langsung? Konsep yang sedang tren di Amerika ini memungkinkan warga memaksimalkan waktu...