Iran Tolak Intervensi Militer Asing di Suriah

Sabtu, 25 Pebruari 2012, 23:58 WIB
Iran Tolak Intervensi Militer Asing di Suriah
Aliansi Iran-Suriah-Hizbullah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  TEHERAN -- Iran kembali menegaskan sikapnya terhadap intervensi militer di Suriah, setelah satu konferensi internasional menyarankan pengiriman satu pasukan Arab ke sekutu Teheran itu untuk menghentikan pertumpahan darah.

Kementerian Luar Negeri Iran, menyatakan, negara Para Mullah itu menentang setiap jenis intervensi militer dalam masalah-masalah Suriah.

Teheran juga membantah rumor-rumor yang menyatakan pihaknya mengirim senjata-senjata dan melakukan intervensi militer di Suriah sebagai satu kebohongan belaka.

Iran mengecam setiap bentuk aksi kekerasan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan hak-hak kemanusiaan.

Iran menuduh musuh-musuh bebuyutannya Israel dan Barat mendukung oposisi Suriah untuk menggulingkan Bashar guna melemahkan front anti-Israel yang termasuk Suriah, Iran dan kelompok milisi Hizbullah Lebanon.

Pada Selasa, penasehat dekat pemimpin tertinggi Iran dan mantan Menteri Luar Negeri Ali Akbar Velayati menegaskan bahwa Teheran "akan tetap mendukung pemerintah Suriah dan menentang tindakan yang terhadapnya."

Ia juga mengatakan pemerintah Suriah "tidak akan jatuh" kendatipun pengucilan internasional terhadap negara itu semakin kuat.

Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: antara
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
unclesam, Minggu, 26 Pebruari 2012, 01:12

Should be war betwen arab vs arab the winner are US and Zionist , good job ! And Iran gona lose so many resourches

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...