Thursday, 8 Zulhijjah 1435 / 02 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Oposisi Suriah: Barat dan Arab Beri Kami Senjata

Saturday, 25 February 2012, 11:58 WIB
Komentar : 0
AP
Senjata perang/ilustrasi
Senjata perang/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Oposisi Suriah mengakui bahwa negara-negara asing, termasuk Barat dan sejumlah negara Arab mempersenjatai mereka dalam melawan pemerintah Presiden Bashar al-Assad.

 

Berbicara di sebuah konferensi internasional mengenai kerusuhan Suriah di Tunisia, pemimpin oposisi Suriah mengatakan beberapa negara menyuplai senjata bagi kelompok pemberontak Suriah yang diselundupkan ke negara itu.

Dia juga mengkritik kekuatan asing karena mengabaikan penyelundupan senjata yang bertujuan memicu kekacauan di Suriah.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Saud bin Faisal bin Abdul-Aziz Al dalam konferensi "sahabat Suriah" secara terbuka mendukung aksi mempersenjatai pemberontak melawan Assad.

Sebelumnya, Washington menyatakan akan mempertimbangkan bantuan militer kepada kelompok-kelompok oposisi bersenjata melawan pemerintah Damaskus.

Capres AS pro-Israel AS dari Partai Republik, Mitt Romney dan Newt Gingrich, juga menyerukan supaya mempersenjatai pemeberontak dengan bantuan Turki dan Arab Saudi.

Konferensi pro-oposisi Damaskus, "Sahabat Suriah" diselenggarakan oleh sejumlah negara Barat dan Liga Arabdan  dimulai di Tunisia pada Jumat (24/2) untuk membahas kerusuhan Suriah.

Rusia, Cina dan Lebanon tidak mendukung konferensi tersebut, dan menilainya sebagai keberpihakan yang terlalu nyata. Pemimpin partai oposisi Suriah, Front Rakyat untuk Perubahan dan Pembebasan juga mengecam konferensi tersebut.

Sementara itu, ratusan pendukung Assad berkumpul di luar konferensi untuk mengecam pertemuan tersebut. Suriah mengalami kerusuhan sejak pertengahan Maret 2011 yang telah menewaskan dan melukai warga sipil, dan lebih dari 2.000 pasukan keamanan.

Pemerintah Damaskus menyalahkan penjahat, menyabotase, dan kelompok teroris bersenjata sebagai penyulut kerusuhan yang sedang diplot dari luar negeri.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
Barang siapa yang memerhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar