Khatami: Pembakaran Alquran Sengaja Dilakukan AS

Sabtu, 25 Pebruari 2012, 10:46 WIB
irib
Khatami: Pembakaran Alquran Sengaja Dilakukan AS
Ayatullah Seyed Ahmad Khatami

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN-- Pemimpin Teheran, Ayatollah Ahmad Khatami, mengecam penodaan dan pembakaran Al-quran oleh AS. Dia mengatakan, pembakaran ini 'sengaja dilakukan' AS.

Ayatollah Khatami dalam khotbah sholat Jumatnya membantah pernyataan para pejabat AS bahwa, "Pasukan AS telah keliru membakar salinan Quran di Afghanistan, namun berdasarkan laporan dari pelapor, itu adalah tindakan yang disengaja, yang berasal dari permusuhan negarawan AS terhadap Islam," katanya.

Dia menggambarkan orang Amerika sebagai  'kejahatan mengerikan' dengan membakar salinan Alquran yang  merupakan bacaan wajib Muslim dan berkata, "Lakukanlah, maka mereka mungkin akan dibakar oleh setiap kaum muslim didunia."

Dia mengatakan pemberontakan Muslim di Afghanistan sebagai reaksi terhadap kejahatan, itu keluar dari semangat mereka.

Dia kemudian menyebut permintaan maaf dari Presiden AS Barack Obama dan komandan pangkalan militer AS di Afghanistan pada masalah ini, mengatakan ini adalah permintaan maaf mengejek. "Saya mengumumkan dengan suara nyaring,dunia harus tahu bahwa pemerintah AS memusuhi Islam; Amerika melakukan ini, sebagai penghinaan,  bukan kesalahan, bukan sengaja karena Washington memusuhi Islam," tegasnya. 

Redaktur: Endah Hapsari
Reporter: aghia khumaesi
Sumber: IRIB/IRNA
Dari 'Aisyah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda padanya: "Thowaf-mu di Baitullah dan sa'imu antara Shofa dan Marwa telah cukup bagimu untuk haji dan umrahmu." (HR Muslim)
sukma, Sabtu, 3 Maret 2012, 16:46

apapun yg dilakukan kafir itu ...pasti sdh di rencanakan...utk menyulut amarah iran khusus nya...dan umat islam pada umumnya...jgn pancing islam...dia akn beli kalu kau jual...

Balas
jo, Senin, 27 Pebruari 2012, 01:07

A S teroris yg sebenarnya..ayo islam bersatu kita lawan orang2 kafir

Balas
amin, Minggu, 26 Pebruari 2012, 23:18

Allahuakbar......
amerika terkutuk,tidak ada maaf bagimu

Balas
nadut, Sabtu, 25 Pebruari 2012, 10:57

hukum karma pasti berlaku.. biar Allah yg murka kepada mereka para Kafir Abad sekarang.....

Balas
steven, Sabtu, 25 Pebruari 2012, 10:54

saya rasa memang benar - Permohonan Maaf dari Amerika adalah bukan permintaan maaf yg sebenarnya......... saatnya LIga Arab untuk merapatkan barisan

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...