Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran Perkuat Hubungan Dengan Amerika Latin, AS Cemas

Wednesday, 15 February 2012, 06:41 WIB
Komentar : 1
AP
Ali Akbar Salehi
Ali Akbar Salehi

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran bersama-sama sejumlah negara Amerika Latin berada di front yang sama melawan ketidakadilan internasional. Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi, Senin (13/2), seperti diberitakan kantor berita Iran, IRNA dan dipantau Antara, kemarin, menekankan perlunya perluasan hubungan antara Tehran dan pemerintah Amerika Latin di berbagai bidang.

Salehi menilai bahwa 32 tahun sanksi dan tekanan yang diterapkan kekuatan hegemonik terhadap Republik Islam tidak bisa menghambat kemajuan Teheran ke depan. Hal ini mengacu pada kemajuan Iran di berbagai bidang ekonomi dan ilmu pengetahuan, termasuk produksi obat-obatan, pengiriman satelit ke ruang angkasa, dan kemajuan lain dalam industri teknologi tinggi.

Iran telah berusaha untuk memperluas hubungan dengan negara-negara Amerika Latin selama beberapa dekade terakhir, dan menggambarkan upaya tersebut sebagai salah satu strategi utama kebijakan luar negerinya. Popularitas Iran meningkat di Amerika Latin dan telah menimbulkan kekhawatiran besar di Amerika Serikat (AS), yang menganggap wilayah tersebut sebagai halaman belakang strategis dan lingkup pengaruh tradisionalnya.

Para pemimpin di keempat negara Amerika Latin telah meningkatkan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Iran dalam beberapa tahun terakhir, sementara hubungan mereka dengan Amerika Serikat telah diturunkan di tengah tuntutan yang populer untuk mengakhiri ketergantungan pada Washington.

Pada 6 Januari, Amerika Serikat memperingatkan negara-negara Amerika Latin terhadap meluasnya hubungan diplomatik dan bisnis dengan Iran, serta mengungkapkan keprihatinan atas jangkauan Iran ke belahan bumi Barat. Selama beberapa dekade, Iran telah melakukan upaya-upaya strategis untuk meningkatkan kehadiran dan kegiatan di Amerika Latin, seperti di Brazil, Venezuela, Uruguay, Argentina, Meksiko, dan Kuba, serta utusan sementara di Cile dan Kolombia.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jika Diperlukan Dalam Kabinet Jokowi, Ini Sikap Muhammadiyah
JAKARTA --  Ketua Umum Muhammadiyah mengharapkan presiden Joko Widodo dan kabinetnya bisa menjalankan amanah dan tunaikan janji yang disampaikan pada kampanye lalu. Untuk siapa...