Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

AS Dituding Danai LSM Mesir Untuk Ciptakan Kekacauan

Selasa, 14 Februari 2012, 15:28 WIB
Komentar : 1
theglobal-review.com
mesir-amerika
mesir-amerika

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Sejumlah kekacauan terjadi berkali-kali di Mesir. Menteri Perencanaan dan Kerja sama Internasional Mesir, Fayza Abul-Naga, mengatakan kepada hakim pemeriksa bahwa Amerika Serikat (AS) mendanai organisasi-organisasi non-pemerintah (LSM) di Mesir untuk menciptakan kekacauan di negara itu, Senin (13/2).

"Washington mencoba mengisi revolusi 25 Januari dan diarahkan untuk mencapai kepentingan AS-Israel di Mesir," kata Abdul-Naga yang dikutip kantor berita resmi, MENA, dan diberitakan Xinhua dan Antara, Selasa (14/2). Pejabat itu memberikan kesaksian untuk penyelidikan yang dilakukan oleh Pengadilan Mesir pada Oktober lalu. Penyelidikan itu juga mencakup pendanaan asing untuk LSM.

Dana asing langsung untuk Mesir dan LSM-LSM AS mencapai 175 juta dolar AS untuk periode Februari sampai September 2011. Naga menambahkan bahwa sebagian besar dana mengalir untuk tujuan politik dan secara sepihak dikurangkan dari bantuan ekonomi AS kepada Mesir. Sedangkan dana itu ditujukan untuk proyek-proyek pembangunan dalam kesehatan, pendidikan dan bidang air.

Naga mengatakan, setelah kerusuhan pada Januari 2011, AS memutuskan menggunakan semua sumber daya dan mengarahkan mereka untuk mempromosikan kepentingan AS dan Israel. Hal itu dapat terlihat dari keinginan menekan kesempatan Mesir untuk bangkit. Soalnya, langkah itu bisa mengancam kepentingan AS-Israel di Mesir, juga di seluruh kawasan. 

"Sulit bagi AS dan Israel untuk menciptakan kekacauan di Mesir secara langsung, sehingga mereka menggunakan dana langsung untuk organisasi-organisasi lain untuk melaksanakan tujuan mereka," kata laporan itu. Menurut catatan Kementerian Kehakiman Mesir, ada 44 aktivis, termasuk 19 orang AS diadili terkait LSM. AS mengancam mengakhiri bantuan militer dan ekonomi untuk Mesir jika warga negaranya tak dibebaskan.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Athok Rabu, 15 Februari 2012, 10:40
Mesir malang nasibmu ... semalang Indonesia, mana lagi?