Parlemen Iran Panggil Ahmadinejad Pertama Kalinya

Rabu, 08 Pebruari 2012, 11:40 WIB
AP/Franklin Reyes
Parlemen Iran Panggil Ahmadinejad Pertama Kalinya
Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, berpidato di Universitas Havana, Cuba, Rabu (11/1).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Parlemen Iran memanggil Presiden Ahamdinejad untuk pertama kalinya sejak Revolusi Islam tahun 1979. Parlemen Iran sudah pernah melakukan pemanggilan ini sebelumnya tetapi gagal ditindaklanjuti.

Sebanyak 79 anggota dari 290 anggota majelis memberi suara pada Selasa (7/2) untuk memanggil Ahmadinejad. "Ada persyaratan bagi presiden untuk menjawab pertanyaan dalam sidang terbuka parlemen," kata Wakil Ketua Mohammad Reza Bahonar dalam pidato yang disiarkan di radio pemerintah.

Kantor berita Iran, FARS, menerbitkan sepuluh daftar pertanyaan yang katanya akan ditanyakan parlemen kepada Ahmadinejad.  Daftar pertanyaan tersebut fokus kepada masalah ekonomi, peraturan, subsidi dan pengangguran di Iran.

Surat panggilan akan dikirim kepada Ahmadinejad dalam dua hari kedepan. Menurut konstitusi Iran, Ahmadinejad harus hadir di parlemen dalam kurun waktu satu bulan.

Ini berarti, Ahmadinejad diperkirakan akan hadir setelah pemilu legislatif pada 2 Maret mendatang. Pemilu tersebut merupakan pemilu nasional pertama kalinya sejak pemilihan presiden 2009.

Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Lingga Permesti
Aku mendengar Rasulullah saw. niat ihram umrah dan haji dengan ucapan: Labbaika umratan wa hajjan, labbaika umratan wa hajjan (Aku penuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umrah dan haji. Aku penuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umrah dan haji). (HR Muslim)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...