Khamenei: Iran akan Balas Sanksi atau Menyerang

Sabtu, 04 Pebruari 2012, 07:12 WIB
Reuters
Khamenei: Iran akan Balas Sanksi atau Menyerang
Khomeini

REPUBLIKA.CO.ID, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan, Iran akan membalas sanksi minyak yang didukung Barat dan ancaman serangan. Ini merupakan respons atas pernyataan Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta yang mengatakan ia khawatir Israel akan menyerang Iran dalam beberapa bulan mendatang.

Komentar Khamenei disampaikan dalam pidato yang ditayangkan televisi pemerintah hari Jumat ketika memperingati Revolusi Islam Iran tahun 1979. Dikatakan, sanksi tidak akan memengaruhi tekad Iran melanjutkan program nuklirnya yang kontroversial. Ia juga mengatakan, Iran akan mendukung negara atau kelompok mana pun yang berniat menghadapi Israel.

Laporan harian Washington Post, yang kemudian didukung media berita lain, menyebutkan Panetta khawatir Israel mungkin akan menyerang Iran sekitar April untuk menghentikan kemajuan Teheran terkait kemungkinan membuat bom nuklir. Iran berkeras kegiatan nuklirnya untuk tujuan damai. Panetta tidak dikutip langsung dalam laporan itu dan belum berkomentar mengenai hal itu.

Israel termasuk negara, mencakup Amerika, yang mencurigai Iran mungkin memperkaya uranium untuk membuat senjata nuklir. Israel tidak mengesampingkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, sementara Amerika lebih memilih meningkatkan sanksi internasional.

Sebagai pembalasan terhadap setiap tindakan lanjut, Iran berulang kali mengancam menutup Selat Hormuz, jalur pengiriman sebagian besar minyak dunia.

Redaktur: Endah Hapsari
Sumber: voanews
Ibnu Abbas mengatakan bahwa Usamah membonceng Nabi dari Arafah sampai Mudzalifah. Kemudian beliau memboncengkan al-Fadhl dari Mudzalifah sampai ke Mina. Ia, berkata, "Nabi selalu membaca talbiyah dengan suara keras sehingga beliau melempar jumrah Aqabah."(HR Bukhari)
obi, Selasa, 7 Pebruari 2012, 05:43

jgn gentar saudaraku kalian akn mendpt pertolongan Alloh,sipengecut israel dan sekutunya akan hancur

Balas
desy ariani, Minggu, 5 Pebruari 2012, 02:11

amerika berani nya main keroyokan,...jangan takut saudraku,..hancur kan semua musuh" mu.

Balas
gunung, Sabtu, 4 Pebruari 2012, 23:00

suni dan syiah sama2 islam jangan mau diadu domba sama bangsat amerika.

Balas
kurtik66, Sabtu, 4 Pebruari 2012, 19:10

sebagai muslim "ahlulsunahwajamaah", tanpa memandang mazhab...sbg pribadi dukung Iran "syiah", demi kewibawaan n harga diri bangsa wajib membela/mempertahankan diri. andai jalan damai msih bisa diupayakan, itulah adalah pilihan yg Sangat Tepat n Baik. PEACE no WAR.

Balas
Muh robbi, Sabtu, 4 Pebruari 2012, 15:18

Dua duanya ga lebih dari main dagelan................

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...