
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON--- Sebanyak 134 negara anggota UNESCO melayangkan surat kepada pemimpin lembaga internasional ini untuk mengutuk aksi teror terhadap ilmuwan Iran. Surat tersebut berisi desakan kepada pemimpin lembaga ini mengambil sikap jelas mengecam aksi teror tersebut.
Wakil Tetap Iran untuk UNESCO, Mohammad Reza Majidi dalam wawancaranya dengan Fars News (27/1) , upaya delegasi Iran di UNESCO dalam menggalang dukungan dari negara-negara anggota lembaga internasional tersebut agar badan dunia menunjukkan sikap tegas atas teror yang menewaskan ilmuwan Iran, Mostafa Ahmadi Roshan (32 tahun).
Sementara itu, peristiwa terbaru terkait ilmuwan Iran, Amerika Serikat (AS) menangkap Profesor Mojtaba Atarodi atas dugaan membeli peralatan laboratorium AS berteknologi tinggi. Ilmuwan berusia 54 tahun ini ditahan di sebuah penjara federal di California. Atarodi ditahan pada 7 Januari setelah turun dari pesawat di Los Angeles.
Dia adalah seorang ahli microchip dan asisten profesor di universitas bergengsi di Teheran, Sharif University of Technology. Atarodi juga seorang penulis puluhan makalah ilmiah yang berhubungan dengan teknologi microchip.
walan tardho 'anka yahudu wa nashara hatta tatabi'u millatahum ... maling teriak maling, teroris sejati teriak teroris... amerika, israel,...terkutuklah engkau...
3 BalasanAnda cuma manusia rendah yg gunakan logika terbalik...
Iran dicurigai penyokong dana...yang lakukan teror secara kasat mata dibelain...dasar manusia rendah plinplan n munafik....
iran dicurigai sebagai penyokong dana teroris dunia !!!!!!!!!!!