Sunday, 1 Safar 1436 / 23 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ahmadinejad: Iran Pasti akan Lawan Hegemoni Barat

Saturday, 14 January 2012, 09:51 WIB
Komentar : 1
AP
Mahmoud Ahmadinejad
Mahmoud Ahmadinejad

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN---Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad bersumpah untuk melawan tekanan barat ke negaranya karena program nuklir. “Mereka (Barat) telah memutuskan untuk meningkatkan tekanan pada kita. Mereka menghina negara dan rakyat kita. Sudah jelas bahwa rakyat Iran akan melawan,” katanya saat berlawat ke negara sahabatnya, Ekuador.

Masyarakat internasional, lanjut Ahmadinejad, tahu bahwa kekuatan hegemoni Barat tidak akan mendukung kemajuan masyarakat yang independen. Menurutnya, masalah Iran bukan program nuklir, masalah Iran adalah kemajuan dan kemandirian.

Presiden Ekuador Rafael Correa juga mengecam laporan badan atom internasional IAEA yang menyatakan Iran terlibat dalam aktivitas untuk mengembangkan nuklir. “Bagaimana kita dapat menerima laporan sejenis ini? Mereka mengutuk Iran karena mengembangkan senjata nuklir, kami percaya Iran,” katanya selama pertemuan lima jam dengan Ahmadinejad.

Ekuador dan Kuba merupakan salah  negara yang menolak resolusi IAEA untuk mengutuk aktivitas nuklir Iran. “Iran dapat mengandalkan dukungan total dari Ekuador sehingga kebenaran dapat diketahui. Bukan hanya propaganda dari negara-negara yang memiliki standar ganda yang memalukan,” kata Correa.

Ahmadinejad mengakhiri lawatannya pada Jumat (13/1) di Ekuador setelah sebelumnya berlawat ke Venezuela, Kuba dan Nikaragua dan memperoleh dukungan dari keempat negara tersebut.

Meski demikian, pembicara parlemen Iran, Ali Larijani, menegaskan negaranya siap untuk melakukan negosiasi dengan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan Jerman. "Negosiasi dapat berhasil jika mereka serius dan bukan main-main," katanya.

Reporter : Lingga Permesti
Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menanti Janji Jokowi Soal Perdamaian Palestina
 JAKARTA -- Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengatakan umat muslim di Indonesia bisa ikut mendesak pemerintah agar lebih...