Kamis , 07 Desember 2017, 14:41 WIB

PDIP Kecam Klaim Sepihak AS Atas Yerusalem Timur

Rep: Ali Mansur/ Red: Andri Saubani
istimewa
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan pihaknya mengecam klaim sepihak Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Israel. Tak hanya itu, PDI Perjuangan juga mendukung sepenuhnya kemerdekaan Palestina yang mencakup wilayah Yerusalem Timur adalah konsistensi sikap politik PDI Perjuangan.

"Kita diajarkan bahwa hakekat kemerdekaan ialah hak segala bangsa, dan solusi atas Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan harus melibatkan Palestina, tidak bisa dilakukan sepihak," kecam Hasto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/12).

Hasto menegaskan sikap PDI Perjuangan tersebut selain berakar kuat dari perintah konstitusi, juga berpihak dari sejarah Konferensi Asia Afrika. Yaitu yang telah memberikan legitimasi kuat bagi Palestina untuk diperjuangkan sebagai negara yang merdeka seutuhnya. Bahkan, kata Hasto, pada 1962, Bung Karno secara konsisten menolak kehadiran Israel dan Taiwan dalam Asian Games 1962, meski dengan konsekuensi dikeluarkan dari Komite Olimpiade Internasional.

"Bung Karno tidak tunduk pada tekanan tersebut, malah berinisiasi membentuk Games of The New Emerging Forces (GANEFO) sebagai tandingan olimpiade tersebut. Betapa bangganya kita sebagai bangsa dengan ketegasan dan kedaulatan politik seperti itu," tegas Hasto.

Karena itu PDI Perjuangan meminta Pemerintah RI, yakni menteri luar negeri agar secepatnya menggalang dukungan internasional, dan melalui PBB agar mengeluarkan resolusi menolak klaim Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Israel. Hal itu sebagai upaya mendukung Kemerdekaan Palestina seutuhnya harus menjadi pegangan seluruh diplomasi internasional yang dilakukan Pemerintah Republik Indonesia.

Pada saat bersamaan upaya Presiden Donald Trump memindahkan Kedubesnya di Yerusalem Timur untuk tidak dilakukan terlebih dahulu guna mencegah ketegangan lebih lanjut. "Maka atas sikap politik tersebut, PDI Perjuangan menugaskan angota Fraksi Partai Komisi I untuk mengambil tindakan aktif dan progresif guna menjalankan sikap politik partai," tutup Hasto.