Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Oposisi Suriah Minta AS Jangan Ikut Campur

Jumat, 22 Maret 2013, 10:24 WIB
Komentar : 0
AP Photo/Edlib News Network ENN
Tentara Pembebasan Suriah (FSA) berpose di atas tank yang berhasil mereka rebut dari militer Suriah di sebuah desa di Provinsi Idlib, Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Mouaz al-Khatib, pemimpin Koalisi Pasukan Oposisi dan Revolusioner Suriah, Kamis (21/3) menyeru Rusia dan Amerika Serikat agar tidak ikut campur di Suriah.

"Mereka gagal di Afghanistan, Irak dan Libya. Suriah bukan ruang buat percobaan. Kami dapat menemukan penyelesaian kami sendiri. Jangan ikut campur dalam urusan ini," kata al-Khatib di dalam satu konferensi di Ibu Kota Turki, Ankara, sebagaimana dikutip Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat.

Al-Khatib mengatakan pintu bagi dialog dengan Presiden Suriah, Bashar al-Assad, sudah tertutup. Tetapi, ia menyeru Presiden Suriah tersebut agar mengumumkan jadwal ia meletakkan jabatan.

"Maka, pemerintah dan oposisi akan dapat saling mencapai kesepakatan," katanya menambahkan.

Sementara itu, al-Khatib juga menuduh Pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia. Dia mengingatkan banyak negara telah berjanji untuk tidak mengizinkan penggunaan senjata kimia.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/Xinhua-OANA
3.975 reads
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda