Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Netanyahu: Israel Siap Akhiri Perang dengan Palestina

Selasa, 19 Maret 2013, 08:53 WIB
Komentar : 0
Reuters/Sebastian Scheiner
Benjamin Netanyahu

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Pemerintahan baru Israel resmi dilantik, Senin (18/3). Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan Israel membuka peluang berdamai dengan Palestina meski ditentang sejumlah pejabat.

Netanyahu kembali menjabat sebagai PM Israel setelah mendapat dukungan dari sayap kanan yang notabene mendukung pemukiman ilegal Yahudi di wilayah yang diduduki Israel. Sehingga legislator pemerintahan Netanyahu kali ini dijabat pro permukiman ilegal Yahudi, yang tentu menghambat setiap upaya untuk menghidupkan kembali perundingan perdamaian Israel-Palestina.

Menteri Pertahanan Israel yang baru, Moshe Yaalon menentang setiap pembatasan pemukiman, termasuk di Tepi Barat dan bangunan milik warga Palestina. Anggota Partai Likud ini menentang permintaan Pemerintah Palestina yang meminta Israel menghentikan pembangunan pemukiman hingga perundingan damai kembali digelar.

Yaalon menggantikan Ehud Barak yang sering dituduh pemukim Yahudi menghambat proyek pemukiman. Apalagi, konstruksi permukiman Israel harus ditandatangani departmen pertahanan Israel.

Tidak hanya itu, Menteri perumahan Israel yang baru, Uri Ariel menegaskan pemerintahan Israel yang baru bakal terus memperluas pemukiman Yahudi, meski Netanyahu menyatakan pemerintahannya yang baru siap melanjutkan perundingan damai dengan Palestina.

"Dengan mitra Palestina yang bersedia untuk melakukan negosiasi dengan itikad baik, Israel akan siap untuk kompromi bersejarah yang akan mengakhiri konflik dengan Palestina selamanya," kata Netanyahu seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (19/3).

Reporter : Rr. Laeny Sulistyawati
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Reuters
6.438 reads
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...