Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Israel Janji Pembangunan Permukiman Yahudi Terus Berjalan

Senin, 18 Maret 2013, 15:39 WIB
Komentar : 0
AP/Sebastian Scheiner
Pemukiman baru Israel di Jerusalem Timur

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Menteri Perumahan Israel yang baru, Uri Ariel menegaskan, kabinet pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu  akan terus memperluas pemukiman Yahudi di masa depan.

Pada sebuah wawancara di sebuah stasiun televisi Israel, Ahad (17/3) waktu setempat, anggota partai Rumah Yahudi (Jewish Home Party) itu mengatakan,  wilayah yang diduduki saat ini akan terus dibangun (permukiman) sesuai dengan yang menjadi kebijakan pemerintah sejauh ini.

’’Pemerintah akan membangun Yudea dan Samaria, sama seperti yang telah dilakukan sebelumnya. Saya tidak melihat alasan untuk mengubahnya,’’ ujar Ariel. 

Nama Yudea dan Samaria adalah nama-nama yang ada di Alkitab. Ariel menambahkan, Israel juga berencana membangun perumahan massal di wilayah yang jarang penduduknya dalam batas kedaulatan di padang pasir Negev di selatan, dan wilayah Galilea di utara.

Pernyataan itu diucapkan Ariel menjelang kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang telah mendesak Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman di tanah Palestina. Rencananya Obama akan berkunjung ke Israel pada Rabu (20/3) besok.

Mayoritas negara-negara di dunia melihat pemukiman Israel ilegal berdasarkan hukum internasional. Tapi Israel membantah bahwa bangunan di daerah tersebut ilegal. Israel juga mengklaim adanya ikatan sejarah dan Alkitab mengenai Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Reporter : Rr Laeny Sulistyawati
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
1.599 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...