Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mogok Makan, Tahanan Israel Ini Diusir ke Jalur Gaza

Senin, 18 Maret 2013, 07:44 WIB
Komentar : 0
Reuters
Ayman Sharawneh, warga Palestina yang menjadi tahanan Israel yang kemudian dibebaskan karena mogok makan

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA GAZA -- Seorang warga Palestina yang mogok makan di tahanan Israel telah diusir ke Jalur Gaza. Ayman Sharawneh ditahan karena menyulut protes warga Palestina. 

Qadura Fares, pemimpin kelompok pembela tahanan Palestina mengatakan, pria berusia 37 tahun itu telah menandatangani kesepakatan untuk tinggal di Jalur Gaza selama 10 tahun. 

Seperti dilaporkan Reuters, Sharawneh adalah warga Al-Khalil (Hebron) di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan. Ia dibebaskan dari  penjara sebagai bagian dari pertukaran seorang prajurit Israel yang ditahan selama lebih dari lima tahun di Jalur Gaza pada 2011.

Sharawneh, yang dirawat di rumah sakit Israel selama mogok makan, dibawa dengan menggunakan ambulans ke Jalur Gaza melalui Tempat Penyeberangan Erez.

Ia dibawa ke rumah sakit utama di Kota Gaza. Di sana, ia menerima sambutan bagai pahlawan. Puluhan pendukungnya menyambut dia dengan mengibarkan bendera Hamas.

Perhimpunan tahanan pro-Hamas menyatakan Sharawneh dirawat di ruang perawatan intensif. Ismail Haneyah, Perdana Menteri Pemerintah Hamas, bahkan memuji Sharawneh sebagai tahanan pahlawan.

Ia telah dipenjarakan sejak 2002. Yaitu, selama intifada (perlawanan bersenjata) Palestina. Setelah ditangkap, ia termasuk di antara empat tahanan yang mogok makan sebagai protes.

Israel tak mengeluarkan komentar mengenai pengusiran tersebut.

Redaktur : Mansyur Faqih
Sumber : Antara
2.708 reads
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Warga Palestina yang Mogok Makan Diusir ke Jalur Gaza