Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Bentrokan di Tepi Barat, Satu Warga Palestina Tewas

Rabu, 13 Maret 2013, 07:13 WIB
Komentar : 0
AP/Oded Balilty
Pemukiman Yahudi di Tepi Barat Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT -- Tentara Israel menewaskan seorang warga Palestina, Selasa (12/3), saat terjadi bentrokan dengan aksi warga di wilayah pendudukan di Tepi Barat.

Bentrokan itu terjadi di Fuwar, dekat kota Hebron. Aksi itu terjadi seiring meningkatnya ketegangan menjelang kunjungan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, pekan depan. Kunjungan itu diharapkan bisa mendorong upaya perdamaian baru di sana.

Saksi mata menyebutkan bahwa tentara Israel menyerbu Fuwar dan memulai baku tembak ke arah para pengunjuk rasa. Pihak rumah sakit mengatakan, seorang pria berusia 25 tahun tewas terkena tembakan di kepala dan dua orang lainnya cedera oleh tentara Israel.

Sementara itu, juru bicara militer Israel mengatakan, tentaranya diserang dengan bom di tepi jalan dan mendesak para penyerang ke Fuwar. Di sana, mereka dilempari batu. "Karena merasa terancam nyawanya, mereka (para tentara) menembaki pengunjuk rasa," ujarnya menanggapi tewasnya warga Palestina itu.

Obama diharapkan tiba pada 20 Maret untuk bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan di Tepi Barat bertemu dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. Netanyahu dan Abbas terakhir kali bertemu dan membicarakan rencana kemerdekaan negara yang didukung internasional itu pada akhir 2010.

Sementara itu, rakyat Palestina kesal dengan mandeknya diplomasi atas ekspansi pemukiman Israel di Tepi Barat. Di samping itu, ada pertentangan antara pemerintahan Abbas dengan Hamas. Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza bersikap keras terhadap kependudukan Israel di sana.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Reuters
1.902 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya, lunturlah dosa-dosanya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...