Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pengakuan Istri Tawanan Palestina Soal Penyelundupan Sperma

Kamis, 07 Februari 2013, 13:38 WIB
Komentar : 0
Tahanan Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, NABLUS -- Kesadaran atas fitrahnya sebagai kaum hawa menimbulkan keberanian untuk menyelundupkan sperma sang suami. Situs berita AFP menguak pengakuan seorang istri tawanan Palestina di penjara Israel. 

Dia menjelaskan, cara menyembunyikan sperma  sang suami lewat botol yang diselipkan di dalam kain seorang pengunjung penjara. Agar awet, sampel itu segera diantarkan ke klinik terdekat untuk dimasukkan lemari pendingin. Dilanjutkan dengan distribusi menuju klinik inseminasi yang  ditempuh sekitar empat jam.

Perempuan  yang tak bersedia disebutkan identitasnya ini berani menempuh resiko tadi karena khawatir suaminya bakal dieksekusi dalam waktu dekat.

Osama al-Silawi (55 tahun). Belahan jiwanya itu dipenjarakan di kota Jenin, Tepi Barat sejak 22 tahun lalu. Al-Silawi ditahan lantaran terlibat pembunuhan seorang warga Israel dan tiga orang Palestina yang dituding membantu tentara Israel.

Dari sisi medis,  Dr. Jennifer Kulp Makarov dari Maimonides Medical Center, New York mengungkapkan, pembuahan dengan sperma yang diawetkan mungkin saja terjadi. Pasalnya, di setiap sampel diperkirakan ada sekitar 40 juta sperma. Sedangkan proses inseminasi hanya membutuhkan beberapa sperma sehat.

“Jadi pembuahan itu bisa saja terjadi karena setelah beberapa jam masih ada beberapa sperma sehat,”terang  Kulp Makarov .

Pengacara tahanan Palestina Mahmoud Hassan malah meragukan proses distribusi sperma bisa sedemikian mulus. Lantaran prosedur mengunjungi seorang tawanan saja dipersulit Israel. Namun, dia menilik celah kemungkinannya di saat kunjungan keluarga.

Meski tahanan dengan pembesuknya dipisahkan pembatas kaca, anak-anak kecil diizinkan memeluk ayah mereka. Potensi penyelundupan barang terbetik disana.

“Selama ini kita bisa berseru dengan tahanan lewat telepon. Tapi yang terkini, sperma pun bisa dikeluarkan dari penjara,”canda Hassan.

Pihak penjara merespons aksi penyelundupan tersebut. “Kita mempersempit celah para tahanan dalam sistem keamanan ganda. Bahkan untuk membuang sisa sampahnya pun kita pantau,” ujar juru bicara penjara Sivan Weizman.

Reporter : Indah Wulandari
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Sumber : Associated Press
9.545 reads
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...