Sunday, 16 Rajab 1434 / 26 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

Dicurigai Mata-mata, Pria Israel Ngaku Simpati Palestina

Wednesday, 02 January 2013, 12:46 WIB
Komentar : 0
(Amir Cohen/Reuters)
 Perbatasan Israel-Mesir di gurun Sinai.
Perbatasan Israel-Mesir di gurun Sinai.

REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO--Pengadilan di Sinai Selatan, Mesir memutuskan untuk memperpanjang masa penahanan mantan sersan Angkatan Darat Israel selama 15 hari lagi, untuk menunggu pemeriksaan mengenai tindakannya memasuki jalur pantai itu secara tidak sah, kata kantor berita resmi Mesir, MENA, Selasa, (1/1).

Andre Pshenichnikov (24) ditangkap pada Jumat (28/12), setelah ia berusaha menyusup perbatasan Mesir-Israel di dekat Taba, semenanjung Sinai Selatan.

Pshenichnikov di penjara polisi selama empat hari, selama menunggu penyelidikan mengenai kecurigaan dia melakukan kegiatan mata-mata di Sinai dan pengambilan gambar instalasi keamanan.

Beberapa sumber keamanan sebagaimana dikutip oleh MENA mengatakan warganegara Israel tersebut juga berusaha mengumpulkan keterangan dari dua pengemudi berkebangsaan Mesir di Sinai.

"Orang Israel itu mengatakan ia bermaksud memasuki Jalur Gaza," kata satu sumber kepada Xinhua. Lelaki kelahiran Rusia tersebut mengaku ia 'bersimpatik pada masalah Palestina'.

Pshenichnikov telah tinggal beberapa waktu di wilayah Palestina dan berusaha memperoleh kewarganegaraan Palestina, tapi pemerintah Palestina menolak permohonannya dan mengirim dia ke Israel.

Penyelidikan awal mengungkapkan pria itu, anggota satu organisasi yang bersimpatik pada Palestina, pernah menyandang pangkat sersan di pasukan pertahanan Israel dan pensiun pada 2010.

Redaktur : Dyah Ratna Meta Novi
Sumber : antara
1.681 reads
Barang siapa yang memerhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Cukup 90 Hari, Cina Bangun Tower Tertinggi di Dunia
CHANGSA--Rencana perusahaan Cina, Broad untuk membuat gedung tertinggi di dunia dalam waktu tiga bulan saja bukanlah isapan jempol belaka. Rencana itu...