Monday, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dicurigai Mata-mata, Pria Israel Ngaku Simpati Palestina

Wednesday, 02 January 2013, 12:46 WIB
Komentar : 0
(Amir Cohen/Reuters)
 Perbatasan Israel-Mesir di gurun Sinai.
Perbatasan Israel-Mesir di gurun Sinai.

REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO--Pengadilan di Sinai Selatan, Mesir memutuskan untuk memperpanjang masa penahanan mantan sersan Angkatan Darat Israel selama 15 hari lagi, untuk menunggu pemeriksaan mengenai tindakannya memasuki jalur pantai itu secara tidak sah, kata kantor berita resmi Mesir, MENA, Selasa, (1/1).

Andre Pshenichnikov (24) ditangkap pada Jumat (28/12), setelah ia berusaha menyusup perbatasan Mesir-Israel di dekat Taba, semenanjung Sinai Selatan.

Pshenichnikov di penjara polisi selama empat hari, selama menunggu penyelidikan mengenai kecurigaan dia melakukan kegiatan mata-mata di Sinai dan pengambilan gambar instalasi keamanan.

Beberapa sumber keamanan sebagaimana dikutip oleh MENA mengatakan warganegara Israel tersebut juga berusaha mengumpulkan keterangan dari dua pengemudi berkebangsaan Mesir di Sinai.

"Orang Israel itu mengatakan ia bermaksud memasuki Jalur Gaza," kata satu sumber kepada Xinhua. Lelaki kelahiran Rusia tersebut mengaku ia 'bersimpatik pada masalah Palestina'.

Pshenichnikov telah tinggal beberapa waktu di wilayah Palestina dan berusaha memperoleh kewarganegaraan Palestina, tapi pemerintah Palestina menolak permohonannya dan mengirim dia ke Israel.

Penyelidikan awal mengungkapkan pria itu, anggota satu organisasi yang bersimpatik pada Palestina, pernah menyandang pangkat sersan di pasukan pertahanan Israel dan pensiun pada 2010.

Redaktur : Dyah Ratna Meta Novi
Sumber : antara
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Militan Palestina Serang Sinagog, Netanyahu Bersumpah Akan Membalas?
Serangan militan Palestina terhadap sinagoga di Yerusalem semakin meningkatkan ketegangan Israel-Palestina. Menurut pengamat penyebab utamanya adalah kurangnya perhatian Israel atas kesejahteraan pemuda Palestina...