Rabu, 3 Syawwal 1435 / 30 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Abbas Janji, Palestina Merdeka Penuh 2013

Selasa, 01 Januari 2013, 18:50 WIB
Komentar : 0
AP/Richard Drew
In a statement Thursday, Palestinian President Mahmoud Abbas appealed to all nations to vote in favor of the Palestinians
In a statement Thursday, Palestinian President Mahmoud Abbas appealed to all nations to vote in favor of the Palestinians "as an investment in peace."

REPUBLIKA.CO.ID,RAMALAH--Presiden Palestina Mahmoud Abbas berjanji bahwa Palestina akan merdeka sepenuhnya di tahun 2013.

Janji tersebut dikatakan Abbas saat pidato pada malam milad ke-48 gerakan Fatah yang bertepatan dengan malam pergantian tahun baru masehi 2013 di lapangan Tepi Barat. Kesepakatan akan selesai, akan ada konsensus nasional untuk persatuan Palestina.

Abbas menegaskan, kesepakatan ini dibutuhkan Palestina untuk menindaklanjuti apa yang  telah dicapai Palestina pasca pengakuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sambil menyalakan obor, Abbas mengatakan bahwa Palestina akan merdeka di tahun 2013. ’’Kita memiliki akta kelahiran, dan kita ingin menyelesaikannya menuju kemerdekaan yang sepenuhnya. Tahun depan, 2013 akan menjadi tahun kenegaraan dan kemerdekaan,’’ ujarnya, seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (1/1).

Dalam pidatonya, Abbas juga berharap di tahun 2013, tahanan dibebaskan dan pengungsi dapat kembali ke tanah air mereka. Ia  juga menyerukan keteguhan dalam menghadapi serangan Israel di Jalur Gaza.

Israel tidak memberikan komentar apapun menanggapi isi pidato Abbas. Dikutip dari Press TV, Selasa (1/1), Pada tanggal 29 November 2012 lalu, PBB meningkatkan status Palestina menjadi negara pengamat non anggota.


Reporter : Rr. Laeny Sulistyawati
Redaktur : Dyah Ratna Meta Novi
Jauhkanlah diri kamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan, (hati)(HR Muttafaq Alaih )
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tokoh Kartun Resahkan Warga New York, Kok?
NEW YORK -- Belakangan, ada tren yang cukup meresahkan turis ke kota New York, yakni pemeran tokoh kartun yang terkesan memeras turis untuk...