Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tentara Israel Aniaya Keluarga Palestina

Rabu, 19 Desember 2012, 06:05 WIB
Komentar : 0
AP/Majdi Mohammed
Tentara Israel menangkap seorang warga Palestina yang menggelar aksi protes di dekat pemukiman Yahudi di Halamish, Tepi Barat, Jumat (24/8).

REPUBLIKA.CO.ID,  Militer rezim Zionis Israel kembali menunjukkan kebiadabannya. Sebuah keluarga Palestina dianiaya dan disiksa di sebuah gedung pengadilan di al-Quds.

Petugas keamanan Israel menyerang tahanan Palestina bernama Samer Issawi, ibu, dan saudara perempuannya di ruang sidang pada Selasa (18/12) ketika mereka mengawalnya ke gedung pengadilan di mana sidang kasus Samer berlangsung.

"Mereka menendang wajah dan kaki Samer... Mereka juga menendang saya dan putri saya serta memaksa kami meninggalkan ruangan. Sekarang mereka ingin menangkap kami," kata Laila, ibu Samer seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, otoritas penjara Israel mengklaim bahwa keluarga Samer berusaha mendekatinya. Israel mengklaim hal itu bertentangan dengan peraturan sehingga petugas keamanan Israel mencegahnya.

Samer Issawi, 33 tahun, telah mogok makan selama beberapa pekan untuk memprotes penahanan administratif terhadapnya. Ia ditangkap pada bulan Juli hanya beberapa bulan setelah dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan tahun lalu.

Penahanan administratif merupakan tindakan kontroversial rezim Zionis. Hal itu memungkinkan Tel Aviv untuk menahan orang yang sebagian besarnya warga Palestina, tanpa tuduhan atau pengadilan dan tanpa batas.

Menurut laporan Asosiasi Dukungan Tahanan Palestina dan Hak Asasi Manusia yang dirilis pada tanggal 1 April 2012, sedikitnya 4.610 tahanan politik Palestina meringkuk di berbagai penjara Israel.

Sementara sumber-sumber independen menyebutkan bahwa jumlah tahanan Palestina di penjara-penjara Israel mencapai 11000 orang.

Redaktur : Heri Ruslan
1.934 reads
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  yat Rabu, 19 Desember 2012, 10:33
pemimpin arab yang menjadi JONGOS israil ikut baca tidak ya, pengkianan dengan kaumnya sendiri
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...