Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Israel Usir Orang Sekampung di Yordania

Tuesday, 11 December 2012, 03:11 WIB
Komentar : 1
presstv
Zionis Israel
Zionis Israel

REPUBLIKA.CO.ID, Kebiadaban Zionis Israel tidak hanya berlaku kepada Palestina. Dengan dalih akan melakukan latihan militer, Tentara Israel mengusir paksa enam keluarga di Khirbah Himsha, Yordania Utara, Senin (10/12) waktu setempat.

Kepala Desa Al Maleh dan Al Madharib, Arif Daraghima mengisahkan Tentara Israel yang tiba-tiba mendobrak rumah mereka dan mengusir paksa keluarga-keluarga badui yang berada di desanya. Aksi tersebut telah dimulai sejak lima hari sebelumnya yang telah mengungsikan sedikitnya 80 orang. Seperti dikutip infopalestina.com.

Pihak Militer Israel menyatakan, pengungsian warga yang tinggal di lembah Yordania tersebut terpaksa dilakukan karena posisi mereka berada dalam target sasaran tembak mereka. Jika warga tidak diungsikan, dikhawatirkan akan menjadi korban dari latihan Militer Israel.

Dua bulan lalu, aksi yang sama juga terjadi kepada mereka. Warga Al Madharib dipaksa meninggalkan rumah-rumah mereka dengan alasan latihan militer Israel yang berlokasi tak jauh dari kediaman mereka.

Khirbah Himsha adalah desa yang terletak 28 km di tenggara kota Tubas sebelah pesisir Al Baqia. Mereka terus mengalami tekanan dari militer dan pegawai perusahaan air Israel sejak tahun 2007. Israel dikabarkan sering menyerang para pengembala dan memburu ternak mereka dengan dalih mengamankan sumber mata air di daerah tersebut.

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : Dewi Mardiani
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Satu Satu Aku Sayang Ibu,' Siswa SD di Amerika Bernyanyi dan Bermain Angklung
WASHINGTON DC -- Sekitar 200 siswa SD dari tiga negara bagian di Amerika mempergelarkan musik angklung di Washington DC. Mereka tampil dalam rangkaian...