Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Chomsky: Ini Tahap Akhir Pembersihan Etnis Palestina

Minggu, 18 November 2012, 21:45 WIB
Komentar : 0
AP/Hatem Moussa
Api menjulang ke udara setelah serangan Israel di Kota Gaza, Palestina, Sabtu (17/11).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON --- Serangan Zionis Israel ke Gaza adalah serangan terencana dan bukan perang terhadap faksi Hamas. Pakar politik kenamaan Amerika Serikat (AS) Noam Chomsky mengatakan aksi sepihak Negara Yahudi adalah pembantaian terhadap warga Palestina.

"Pembantaian di Gaza bukan tentang menghancurkan Hamas. Bukan tentang roket-roket yang meluncur dari Gaza ke Tel Aviv," Chomsky mengatakan itu, seperti disimpulkannya dalam akun twiter miliknya, Ahad (18/11).

Zionis Israel menghujani wilayah blokade di Gaza dengan rudal-rudal canggih, menggunakan senjata berat dan mematikan seperti laiknya peperangan. Kapal angkatan laut Negara Yahudi itu juga ikut membantu pembantain kali ini. Puluhan warga tewas, ratusan mengalami luka dan kritis.

Namun menurut dia serangan itu dialamatkan ke penduduk sipil yang tidak bersenjata. Armada serang itu dijelaskan dia membidik kamp-kamp kumuh warga Gaza, merubuhkan sekolah-sekolah, blok apartemen, dan rumah ibadah bagi semua agama.

Warga Gaza tidak memiliki pertahanan dan angkatan perang, apalagi jet tempur. Warga Gaza memiliki hak untuk melindungi wilayah sisa okupasi paksa Zionisme tersebut.

"Ini adalah tahap akhir dari kampanye lama untuk pemebersihan etnis," lanjut Chomsky.

Chomsky menolak pernyataan bela diri versi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu maupun otoritas negara lain, seperti Presiden Barack Obama yang mengatakan serangan udara adalah bentuk hak dari pembelaan diri suatu negara dari ancaman bahaya pihak luar.

"Anda buta dan tidak bisa melihat ketika serdadu anda menduduki tanah yang bukan milik anda. Itu bukan pertahanan. Siapapun anda itu bukan pertahanan," tulis dia.

Reporter : Bambang Naroyono
Redaktur : Hafidz Muftisany
11.358 reads
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  manusia biasa Jumat, 30 November 2012, 10:19
qt lht saja,smua tgl menunggu wkt krn di alquran sudah jelas2 tertls,islam akn berjaya lg,yahudi akn hancur. ALLAHUAKBAR
  manusia biasa Jumat, 30 November 2012, 10:15
qt lht saja,semua ini tgl menunggu wkt,krn di dlm alquran sudah jelas2 di terangkan bhw jaman keemasan islam akn ada lg,yahudi akn hancur,so qt doakan saja supaya israel hancur.ALLAHUAKBAR
  laras Senin, 19 November 2012, 12:47
zionis israel penjajah
  yudas Senin, 19 November 2012, 12:13
obama itu buta.melihat tapi buta alias picek.anak kecil jg tau merampas hak itu bukan defens..melainkan rampok..ngaku negara pinter otak keblinger..gobloke jan..
  abcdvaganza Senin, 19 November 2012, 08:58
hamas yg mulai duluan dan hamas yg harus bertanggung jawab
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...