Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Rabbi Yahudi Ortodoks Inggris: Iran Biang Keladi di Gaza

Jumat, 16 November 2012, 18:25 WIB
Komentar : 1
AP
Asap membumbung di Kota Gaza dari ledakan yang disebabkan serangan udara Israel.
Asap membumbung di Kota Gaza dari ledakan yang disebabkan serangan udara Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kepala Rabbi Yahudi Ortodoks Inggris, Lord Sacks menuduh Iran turut andil dari situasi di Gaza, Palestina. Pernyataan itu diungkapkannya dalam wawancara bersama Radio 4.

"Saya pikir, situasi di Gaza ada hubungannya dengan Iran," kata dia,  seperti dikutip dailymail.co.uk, Jumat (16/11). 

Namun, ia menolak untuk menjelaskan detail pernyataannya itu. Buru-buru ia meminta seluruh masyarakat dunia untuk mendoakan dan memohon terciptanya perdamaian tidak hanya di wilayah Gaza, tetapi seluruh dunia. 

"Tidak ada satu keuntungan dari kekerasan. Ini adalah masalah dimana kita harus berdoa agar terciptanya perdamaian," kata dia. 

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Djibril Muhammad
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  ziman Selasa, 20 November 2012, 11:48
contoh org yang tidak ngaca dan tidak waras
  nur Jumat, 16 November 2012, 23:52
bagi rabbies yahudi saatnya berdoa, bagi ISLAM inilah saat yg paling tepat untuk BERJIHAT bagi semua negara ISLAM, Serang Israel HABIS-HABISan.
  Hendro Alman Jumat, 16 November 2012, 19:27
Itu omongan tidak ada isinya, asal main tuduh trus gak punya alasan yg valid. Inggris dan Amerikalah teroris sesungguhnya, membantai umat Islam di Gaza.