Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Ratusan warga mengibarkan bendera Turki dan Palestina saat pengadilan Turki melaksanakan sidang in absentia terhadap empat komandan militer Israel di Istanbul, Turki, Selasa (6/11). (foto : AP)

  • Ratusan warga mengibarkan bendera Turki dan Palestina saat pengadilan Turki melaksanakan sidang in absentia terhadap empat komandan militer Israel di Istanbul, Turki, Selasa (6/11). (foto : AP)

  • Ratusan warga mengibarkan bendera Turki dan Palestina saat pengadilan Turki melaksanakan sidang in absentia terhadap empat komandan militer Israel di Istanbul, Turki, Selasa (6/11). (foto : AP)

  • Ratusan warga mengibarkan bendera Turki dan Palestina saat pengadilan Turki melaksanakan sidang in absentia terhadap empat komandan militer Israel di Istanbul, Turki, Selasa (6/11). (foto : AP)

  • Ratusan warga mengibarkan bendera Turki dan Palestina saat pengadilan Turki melaksanakan sidang in absentia terhadap empat komandan militer Israel di Istanbul, Turki, Selasa (6/11). (foto : AP)

In Picture: Warga Turki Dukung Sidang Pengadilan Kasus Mavi Marmara

Selasa, 06 November 2012, 20:33 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,ISTANBUL -- Ratusan warga mengibarkan bendera Turki dan Palestina saat pengadilan Turki melaksanakan sidang in absentia terhadap empat komandan militer Israel di Istanbul, Turki, Selasa (6/11).
Keempat komandan militer Israel dituduh bertanggung jawab atas terbunuhnya aktivis kemanusiaan diatas kapal Mavi Marmara akibat serbuan operasi militer Israel.

Berita selengkapnya baca : Turki Adili Militer Israel Terkait Kasus Mavi Marmara.

Redaktur : Mohamad Amin Madani
1.721 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda