Ahad, 16 September 2012, 12:08 WIB

Israel: Hamas Miliki Kekuatan Militer Sistematis yang Sulit Dikalahkan

Red: Djibril Muhammad
Logo Hamas
Logo Hamas

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Sebuah studi yang dilakukan Pusat Studi Keamanan Nasional Israel mengungkap, selama perang Gaza akhir 2008 awal 2009, Israel mampu memberikan pukulan kekalahan besar kepada gerakan Hamas. Namun kemenangan ini tidak mungkin disebut kemenangan.

Seperti dilansir di Al-Quds Arabi, hal itu terjadi karena perang Gaza telah membuktikan sistematis militer dan keamanan Israel. Brigade Al-Qassam sayap militer Hamas telah berubah dari sel 'teroris' menjadi kekuatan militer sistematis yang professional dalam memenej perang gang.

Perang Gaza itu membuktikan bagi Israel bahwa Hamas telah banyak bekerja dan terus berpikir membangun kekuatan militer serta melakukan kerja besar dalam mengubah sayap militer menjadi militer yang sistematis.

Studi Israel ini menasihati para penentu kebijakan Israel untuk tidak ragu-ragu atau meremehkan kemapuan Hamas dan mengambil pelajaran. Karena itu studi ini menyatakan, militer Israel harus memahami bahwa mereka mungkin menang di pertempuran namun masih sangat jauh dari kemenangan dalam perang melawan Hamas.

Sementara itu, peneliti di studi ini Jenderal Gabi Sayobini, mantan kepala bagian perencanaan mengatakan pada tahun-tahun belakangan ini terjadi penambahan kekuatan organisasi seperti Hizbullah dan Hamas dan serangan yang akurat.

Karena itu, militer Israel harus bisa memberikan respon militer dari dua unsur: pertama membangun serangan yang bisa memberikan pukulan jera bagi Hamas. Kedua, mengurangi kerugian perang yang dialami Israel saat peperangan.

Beberapa saat lalu, menteri pertahanan Israel Ehud Barak menegaskan, militernya mampu menjajah kembali wilayah di Jalur Gaza. Sementara Panglima perang Israel mengancam akan melakukan aksi militer ke Jalur Gaza untuk menghentikan roket yang menyerang Israel yang meningkat belakangan ini.

Sumber : Infopalestina.com