Saturday, 4 Zulqaidah 1435 / 30 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jamaah Muslimin Kecam Klaim Al-Aqsa Bagian dari Israel

Wednesday, 25 July 2012, 17:25 WIB
Komentar : 2
AP
Masjid Al Aqsa
Masjid Al Aqsa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jamaah Muslimin (Hizbullah) Indonesia mengecam keras Jaksa Agung Israel, Yehuda Vainshtein, yang mengklaim Masjid Al Aqsa, kawasan umat muslim Palestina, sebagai warisan budaya dan wilayah dari Israel.

Dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Rabu, Hizbullah menganggap pernyataan Jaksa Agung Israel itu sebagai tindakan yahudisasi kawasan Al-Aqsa.

Sejatinya, Masjid Al-Aqsa merupakan tempat ibadah umat Islam terbesar ketiga setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Namun, selama berpuluh tahun, Israel mencoba menguasai tempat yang menjadi kebanggan Palestina dan umat Muslim itu.

Hizbullah menginginkan Israel hengkang dari Palestina dan membiarkannya menentukan nasib sendiri.

Sebelumnya, Sekretaris jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Ekmeleddin Ihsanoglu mengecam klaim sepihak Israel itu, sekaligus mengajak umat Islam melakukan perlawanan terhadap upaya Zionis itu.

Dia meminta semua duta besar negara OKI di badan pendidikan, sains, dan budaya (UNESCO) PBB bertindak cepat mencegah kemungkinan aksi Zionis yang membahayakan situs agama dan budaya Yerusalem.

Dalam klaimnya, Vainshtein menyatakan Al-Aqsa dan wilayah di sekitarnya adalah bagian tak terpisahkan dari tanah Israel. Negara Zionis itu berniat mengubah sejarah dengan mengklaim kawasan Masjid Al-Aqsha sebagai warisan budayanya.

Dengan begitu, hukum Israel mesti diterapkan di wilayah ini dengan UU perencanaan dan pembangunan 1956 dan UU kepurbakalaan 1978 yang mengatur pemeliharaan barang purbakala buatan manusia sebelum tahun 1700 SM, termasuk tempat ibadah.

Otoritas Israel berencana secara teratur memantau keberadaan Al-Aqsa untuk memastikan semua bagiannya aman. Komite Islam-Kristen menganggap pernyataan Vainshtein sebagai deklarasi terbuka Israel untuk menduduki Al-Aqsa dan melepaskannya dari umat Islam.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Inter Milan Gasak Stjarnan
MILAN -- Inter Milan tumbangkan Stjarnan dengan skor teak 6-0 dalam play-off second leg Liga Eropa di Stadion San Siro,  Jumat (29/8). Inter yang...