Tuesday, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Upaya Presiden Mursi Satukan Barisan Fatah-Hamas

Wednesday, 18 July 2012, 22:55 WIB
Komentar : 1
topnews.in
Mohammed Mursi, presiden baru Mesir
Mohammed Mursi, presiden baru Mesir

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO - Presiden Mesir Mohammed Mursi secara terpisah melakukan pertemuan di Kairo dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, dan Kepala Biro Politik Hamas, Khaled Meshal. 

"Setelah pertemuan dengan Presiden Abbas hari ini, Presiden Mursi juga bertemu pula dengan pimpinan faksi Hamas, Meshal, besok (Kamis, 19/7)," kata juru bicara Presiden Mesir, Yasser Ali, di Kairo, usai pertemuan kedua Kepala Negara, Rabu (18/7). 

Menurut dia, pertemuan tersebut merupakan upaya mempersatukan barisan antara kedua faksi yang paling berpengaruh di Palestina tersebut, katanya.

Fatah, pimpinan Presiden Abbas yang mengusai wilayah Tepi Barat Sungai Yordan, pecah kongsi dengan Gerakan Hamas yang mengusai Jalur Gaza sejak 2007 menyusul kemenangan Hamas dalam pemilu 2006.

"Agenda pertemuan terpisah antara Presiden Mursi dan kedua pimpinan faksi itu juga mencakup pembicaraan mengenai pembentukan pemerintah koalisi Palestina," kata Yasser Ali.

Setelah pertemuan dengan Presiden Mursi, kedua pemimpin Palestina juga akan melakukan pertemuan bilateral untuk membicarakan pembentukan pemerintah koalisi tersebut.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, (( QS.An Anfaal 8 : 53 ))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar