Kamis, 29 Zulhijjah 1435 / 23 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Serangan Brutal Israel Tewaskan Bocah Gaza

Rabu, 20 Juni 2012, 20:19 WIB
Komentar : 17
(Adel Hana/AP)
 Jenasah balita korban serangan udara Israel dibawa oleh keluarganya untuk dimakamkan di kota Gaza, Palestina.
Jenasah balita korban serangan udara Israel dibawa oleh keluarganya untuk dimakamkan di kota Gaza, Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Sejak Selasa (19/6) malam hingga Rabu (20/6) pagi, tentara Israel terus melancarkan serangan ke Jalur Gaza dengan melepaskan bom dari drone atau pesawat tanpa awak.

Serangan brutal Israel ini ditujukan ke rumah-rumah penduduk di wilayah Deir Balah, Gaza tengah. Akibatnya, seorang bocah berusia 9 tahun tewas di tempat.

Selain itu, tentara Israel juga menembak mati seorang warga Gaza yang sedang mengendarai motor di jalan raya. Diketahui pemuda tersebut dari kelompok Jihad Islami.

Relawan MER-C Gaza, Abdillah Onim, mengungkapkan, selain di wilayah Deir Balah, tentara Israel juga melontarkan roket dari pesawat tanpa awak ke Gaza utara dan Gaza City.

“Akibat serangan roket tersebut, tercatat lebih dari lima warga Gaza menderita luka-luka, termasuk anak-anak. Para korban dilarikan ke Rumah Sakit Asy-syifa dan ke Rumah Sakit Naser di Gaza selatan,” tutur Abdillah, dalam surat elektronik yang ia kirimkan kepada ROL, Rabu (20/6) malam.

Abdillah melanjutkan, pada Rabu pukul 02.50 waktu Gaza, Israel kembali melontarkan bom dari pesawat tanpa awak. Akibatnya, korban tewas bertambah menjadi tujuh orang, satu di antaranya adalah bocah sembilan tahun bernama Hamada.

“Hingga pukul 03.00 waktu gaza, drone milik Israel semakin ramai di atas langit Gaza dan melontarkan bom ke Bait Hanun, Gaza utara. Juga ke daerah pantai Gaza utara serta wilayah Deir Balah,” demikian Abdillah Onim.


Redaktur : Chairul Akhmad
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Zulkifli Hasan: Halal Itu Budaya Indonesia
JAKARTA -- Predikat negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, membuat produk halal menjadi sesuatu yang penting di Indonesia. Bahkan Ketua MPR...