Saturday, 29 Ramadhan 1435 / 26 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menhan AS: Setahun Lagi Senjata Nuklir Iran Siap

Tuesday, 31 January 2012, 09:20 WIB
Komentar : 0
AP
Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta.
Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta.

REPUBLIKA.CO.ID, Washington - Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta, mengatakan bahwa Iran hanya butuh satu tahun untuk memproduksi senjata nuklir.

Dalam sebuah wawancara di acara CBS 60 Minutes,  Panetta mengungkapkan panjang lebar tentang program nuklir Iran. "Jika mereka memutuskan untuk melakukannya, mungkin hanya perlu waktu sekitar setahun untuk dapat menghasilkan bom dan kemudian mungkin satu sampai dua tahun untuk menempatkannya," katanya.

Selama wawancara, Panetta menegaskan kembali oposisi Obama terkait program nuklir Iran. "Posisi Amerika Serikat dan Presiden sudah jelas. Kita tidak ingin Iran mengembangkan senjata nuklir. Itu sudah harga mati bagi kita," katanya.

Pandangan yang sama, tambah Panetta, juga dianut Israel. "Kami berbagi tujuan umum di sini," katanya kepada CBS.

Bagaimana jika Iran tak mundur dari proghram itu? " Kami akan mengambil langkah apapun yang diperlukan untuk menghentikannya," tambahnya.

Sebuah delegasi enam anggota dari badan pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), tiba di Teheran pada hari Ahad, menurut laporan televisi negara Iran.

Sebelumnya, sumber yang dekat dengan IAEA mengatakan kunjungan itu tidak akan melibatkan inspeksi fasilitas nuklir melainkan akan fokus pada melanjutkan pembicaraan tentang program nuklir Iran.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Haaretz
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Masa Depan Ekonomi Indonesia di Era Jokowi
WASHINGTON -- Salah satu tantangan terberat bagi Presiden RI Terpilih Joko Widodo adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai kendala struktural....