Jumat, 30 Desember 2011, 23:59 WIB

Menlu Israel: Uni Eropa Munafik dan Anti Yahudi

Rep: Agung Sasongko/ Red: Didi Purwadi
Avigdor Lieberman
Avigdor Lieberman

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV - Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman, menuding Uni Eropa anti Yahudi. Pernyataan itu merupakan respon Lieberman terhadap laporan Uni Eropa yang menyebut penderitaan warga Arab yang berada di Israel.

Kepada harian Israel Yediaot Aharonot, Liebermen menegaskan laporan Uni Eropa mengandung unsur kemunafikan sekaligus anti Yahudi. "Saya mendukung perundingan masa depan Palestina berdasarkan prinsip pertukaran wilayah yang dihuni ratusan ribu warga Arab untuk dialihkan kepada otoritas Palestina," papar Lieberman seperti dikutip Infopalestina.

Namun, Lieberman pesimis perundingan bersama Palestina berjalan mulus dan melahirkan sejumlah kesepakatan. “Mustahil menyelesaikan masalah Palestina di tahun-tahun mendatang," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Lieberman juga menyatakan kekhawatiran terhadap status quo yang berkembang di Jalur Gaza. Menurutnya, status quo itu mengancam keamanan wilayah Israel.

"Kami menolak status quo di Jalur Gaza. Sebab, ada militer yang dibekali dengan alat peperangan yang sudah dikembangkan. Hal itu berpotensi mengancam kami," pungkas dia.

loading...