Kamis , 16 Desember 2010, 06:32 WIB

Isu RUU Keistimewaan DIY Jadi Pengalihan Skandal KS

Rep: Abdullah Sammy/ Red: Stevy Maradona
PT Krakatau Steel
PT Krakatau Steel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Anggota DPD, I Wayan Sudirta menilai kisruh isu Keistimewaan Yogyakarta sengaja dihembuskan. Mengapa? Isu itu mengemuka untuk menutup skandal dalam penawaran saham perdana (IPO) Krakatau Steel (KS).

Isu Yogyakarta, ungkapnya, sengaja terus dikipas agar masyarakat tidak menaruh perhatian pada skandal KS yang diduga melibatkan sejumlah orang penting.

"Dengan mengangkat isu Yogyakarta, masalah Krakatau Steel jadi tenggelam," kata Wayan kepada sejumlah wartawan di Gedung DPR, Rabu (15/12).

Untuk itu, dia meminta pada otoritas berwenang untuk segera mengungkap skandal yang terjadi dalam proses pelepasan saham Krakatau Steel. Sejumlah pihak dan kekuatan politik yang diduga terlibat dalam proses IPO KS diminta untuk diusut.

Terkait persoalan Keistimewaan Yogyakarta, dia memandang pemerintah harus segera mengakhiri segala kontroversi. Persoalan Yogya dinilainya tidak konstrukstif. Sebaliknya hal itu melawan kehendak masyarakat.

Dia juga meminta pemerintah dalam hal ini Menteri dalam Negeri, untukmenghentikan pernyataan yang tidak konstruktif. "Apa yang dikatakan Mendagri soal Yogya sangat membahayakan. Pernyataan Mendagri sama saja mengadu domba SBY stau Sultan," katanya.