Ahad , 16 March 2014, 17:49 WIB

Pemuda Muhammadiyah Tabanan Gelar Baitul Arqam

Red: Damanhuri Zuhri
Blogspot.com
Logo Pemuda Muhammadiyah (ilustrasi).
Logo Pemuda Muhammadiyah (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, Tabanan -- Baitul Arqam yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tabanan selama dua hari,  (22-23/3) di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Tabanan.

Tema Baitul Arqam kali ini Peneguhan Kader, Komitmen Bermuhammadiyah dan Menuju Kader Yang Unggul.
Generasi unggul, generasi berkualitas bukanlah sekadar mimpi, jika kita semua berniat dan bekerja keras mewujudkannya pada diri kita maupun pada generasi mendatang.

Pemuda Muhammadiyah sebagai salah satu pilar bangsa, merasa berkewajiban untuk aktif secara kontinyuitas, egaliter dan produktif menjadi bagian tak terpisahkan dalam melahirkan generasi terbaik, calon pemimpin terbaik dalam persyarikatan, ummat dan bangsa.

Rahmat Sidik, S.Ag. (Ketua PDPM Kabupaten Tabanan) menyampaikan Baitul Arqam ini selain sebagai proses penempaan kader, juga dalam rangka silaturrahim dan forum konsolidasi dan koordinasi antar anggota Pemuda Muhammadiyah, namun ke depan diharapkan proses pengkaderan ini dilaksanakan secara berkala dan rutin.

Subro Mulissyi, Ketua PWPM Bali, sangat mengapresiasi dengan baik Baitul Arqam yang digagas dan dilaksanakan PDPM Tabanan, tujuan dari setiap proses pengkaderan ini sangat penting bagi Persyarikatan Muhammadiyah di masa yang akan datang apalagi berada di daerah minoritas.

Ia mengharapkan kader Pemuda Muhammadiyah menjadi pelopor dalam menggerakkan dakwah intelektual yang dapat mewarnai peradaban.

Dengan memahami tujuan diselenggarakannya Baitul Arqam, peserta diharapkan memiliki kesatuan sikap integritas, wawasan dan cara berpikir dalam memahami dan melaksanakan misi Muhammadiyah.

Peserta juga diharapkan memiliki pemahaman idiologi Muhammadiyah serta memiliki kemampuan mengimplimentasikan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah melalui program Muhammadiyah yang aplikatif sehingga benar-benar dirasakan oleh warga, ummat dan bangsa.