Sabtu , 04 October 2014, 22:09 WIB

PM Spanyol ingin Dialog Soal Desakan Referendum Catalonia

Red: Julkifli Marbun
AP/Alvaro Barrientos
Spanyol
Spanyol

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy Sabtu menyeru dilakukannya dialog saat para pemimpin Catalonia terus berkeras dengan permintaannya untuk pemungutan suara atas kemerdekaan dari Madrid.

"Hukum dan dialog, ini adalah cara keluar dari situasi di Catalonia ... tidak ada yang kebal hukum," kata Rajoy, seraya menambahkan, "Saya ingin kami tetap bersama".

 Pernyataannya muncul sehari setelah pemimpin Catalonia mengatakan mereka akan menentang keputusan Mahkamah Konstitusi yang memblokir referendum kemerdekaan yang direncanakan pada tanggal 9 November.

Partai-partai pro kemerdekaan Catalonia menyatakan mereka "bersatu" untuk masalah itu, yang mengancam akan memicu krisis konstitusi terbesar Spanyol dalam beberapa dasawarsa terakhir.

Dipicu oleh referendum kemerdekaan bulan lalu di Skotlandia - meskipun para pemilih kemudian menolak kemerdekaan - ratusan ribu warga Katalan telah melakukan aksi unjuk rasa di jalan-jalan dalam beberapa pekan terakhir, menuntut referendum mereka sendiri.

Bangga atas bahasa dan budayanya yang berbeda, sebagian besar dari 7,5 juta warga Catalonia telah lama mengeluh jika mereka mendapatkan kesepakatan mentah dari pemerintah di Madrid, yang memutuskan bagaimana pajak mereka dibelanjakan.

Sumber : Antara